Weekly operating rates at primary lead smelters dip 0.3 percentage point

Telah Terbit: Aug 16, 2019 13:45
The average operating rate across primary lead smelters in Henan, Hunan and Yunnan dipped 0.3 percentage point to 60.4%

SHANGHAI, Aug 16 (SMM) – Primary lead output from Henan shrank this week, as heavy rainfall caused the breakdown of production equipment at a smelter.

An SMM survey showed that the average operating rate across primary lead smelters in Henan slipped 2 percentage points from the previous week to stand at 77.1% in the week ended August 16.

The rate across Henan, Hunan and Yunnan, however, dipped only 0.3 percentage point to 60.4%, as greater output from Yunnan largely offset the losses after a smelter recovered to full capacity.

Operating rate across Yunnan primary lead smelters climbed 3.7 percentage points to 42.8% this week, while that for Hunan remained unchanged at 43.4%.

Smelters such as Inner Mongolia Xing’an Silver & Lead and Yunnan Mengzi will conduct month-long maintenance in September, SMM learned, which is expected to impact output by a combined volume of 15,000 mt.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
Zhongjin Lingnan: Tambang timbal-seng Fankou akan kembali berproduksi mulai 17 September
2 jam yang lalu
Zhongjin Lingnan: Tambang timbal-seng Fankou akan kembali berproduksi mulai 17 September
Baca Selengkapnya
Zhongjin Lingnan: Tambang timbal-seng Fankou akan kembali berproduksi mulai 17 September
Zhongjin Lingnan: Tambang timbal-seng Fankou akan kembali berproduksi mulai 17 September
Zhongjin Lingnan mengumumkan bahwa tambang timbal-seng Fankou telah menyelesaikan perbaikan sesuai dengan persyaratan kerja terkait dari Departemen Manajemen Darurat Provinsi Guangdong, dan telah lulus inspeksi penerimaan oleh otoritas pengawas keselamatan tingkat atas di setiap tingkatan. Produksi akan dilanjutkan mulai 17 September 2026. Perusahaan sebelumnya mengungkapkan bahwa sekitar pukul 09.45 pada 1 Agustus 2026, terjadi kecelakaan atap runtuh di akses stope bawah tanah di tambang timbal-seng Fankou, yang mengakibatkan satu korban jiwa. Setelah kecelakaan tersebut, perusahaan menerima "Pemberitahuan tentang Perintah Penghentian Produksi Tambang Timbal-Seng Fankou" yang dikeluarkan oleh Biro Manajemen Darurat Shaoguan, dan tambang timbal-seng Fankou menghentikan produksi sesuai dengan pemberitahuan tersebut.
2 jam yang lalu
Kenaikan Suku Bunga The Fed AS Terjadi, LME Lead dan SHFE Lead Mencapai Titik Terendah [SMM Lead Morning Brief]
3 jam yang lalu
Kenaikan Suku Bunga The Fed AS Terjadi, LME Lead dan SHFE Lead Mencapai Titik Terendah [SMM Lead Morning Brief]
Baca Selengkapnya
Kenaikan Suku Bunga The Fed AS Terjadi, LME Lead dan SHFE Lead Mencapai Titik Terendah [SMM Lead Morning Brief]
Kenaikan Suku Bunga The Fed AS Terjadi, LME Lead dan SHFE Lead Mencapai Titik Terendah [SMM Lead Morning Brief]
3 jam yang lalu
Kenaikan suku bunga The Fed AS terjadi, harga timbal naik alih-alih turun; harga timbal spot diperkirakan stabil di sisi yang lebih kuat hari ini [Ringkasan Pertemuan Pagi Timbal SMM]
3 jam yang lalu
Kenaikan suku bunga The Fed AS terjadi, harga timbal naik alih-alih turun; harga timbal spot diperkirakan stabil di sisi yang lebih kuat hari ini [Ringkasan Pertemuan Pagi Timbal SMM]
Baca Selengkapnya
Kenaikan suku bunga The Fed AS terjadi, harga timbal naik alih-alih turun; harga timbal spot diperkirakan stabil di sisi yang lebih kuat hari ini [Ringkasan Pertemuan Pagi Timbal SMM]
Kenaikan suku bunga The Fed AS terjadi, harga timbal naik alih-alih turun; harga timbal spot diperkirakan stabil di sisi yang lebih kuat hari ini [Ringkasan Pertemuan Pagi Timbal SMM]
3 jam yang lalu