Nickel prices to dip earlier than expected

Telah Terbit: Mar 16, 2018 16:08
Nickel prices faced downward pressure recently as nickel ore imports from the Philippines are likely to pick up when the weather improves, an SMM survey showed

SHANGHAI, Mar 16 (SMM) – Nickel prices faced downward pressure recently as nickel ore imports from the Philippines are likely to pick up when the weather improves, an SMM survey showed. The pick-up is likely to come earlier than SMM expected earlier this week. 

Downward pressure intensified as operations at downstream plants in Huade County, Inner Mongolia were affected by environmental policies and as producers of nickel ore were keen to destock at lower prices.

 


For editorial queries, please contact Daisy Tseng at daisy@smm.cn 
For more information on how to access our research reports, please email service.en@smm.cn 

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
Biaya NPI Domestik Kelas Tinggi Turun, tetapi Margin Laba Tertekan di Tengah Penurunan Harga Jual
1 jam yang lalu
Biaya NPI Domestik Kelas Tinggi Turun, tetapi Margin Laba Tertekan di Tengah Penurunan Harga Jual
Baca Selengkapnya
Biaya NPI Domestik Kelas Tinggi Turun, tetapi Margin Laba Tertekan di Tengah Penurunan Harga Jual
Biaya NPI Domestik Kelas Tinggi Turun, tetapi Margin Laba Tertekan di Tengah Penurunan Harga Jual
[SMM Kilasan Nikel] Biaya produksi NPI kadar tinggi domestik menurun minggu ini. Harga bijih nikel Filipina yang lebih rendah, ditambah dengan penurunan harga kokas, mengurangi biaya bahan baku peleburan. Namun, harga jual NPI turun signifikan pada periode yang sama, menekan profitabilitas dan mempersempit margin keuntungan bagi smelter domestik.
1 jam yang lalu
Harga NPI Kadar Tinggi SMM 10-12% Turun ke 1.095,5 Yuan/Unit, Indeks FOB NPI Indonesia Turun ke $141,14/Unit
1 jam yang lalu
Harga NPI Kadar Tinggi SMM 10-12% Turun ke 1.095,5 Yuan/Unit, Indeks FOB NPI Indonesia Turun ke $141,14/Unit
Baca Selengkapnya
Harga NPI Kadar Tinggi SMM 10-12% Turun ke 1.095,5 Yuan/Unit, Indeks FOB NPI Indonesia Turun ke $141,14/Unit
Harga NPI Kadar Tinggi SMM 10-12% Turun ke 1.095,5 Yuan/Unit, Indeks FOB NPI Indonesia Turun ke $141,14/Unit
[SMM Nikel Kilat] Harga rata-rata NPI kadar tinggi SMM 10-12% turun 17,7 yuan/unit nikel WoW menjadi 1.095,5 yuan/unit nikel (ex-factory, termasuk pajak), sementara harga rata-rata indeks FOB NPI Indonesia turun $2,93/unit nikel WoW menjadi $141,14/unit nikel. Minggu ini, pasar NPI kadar tinggi terus melemah, dengan pusat harga bergerak turun secara stabil. Negosiasi harga hulu dan hilir semakin intensif, dan pasar memasuki kebuntuan, berkonsolidasi di level rendah.
1 jam yang lalu
[SMM Analysis] Harga NPI Kadar Tinggi Menurun seiring Pulihnya Pasokan dan Melambatnya Aktivitas Pasar
1 jam yang lalu
[SMM Analysis] Harga NPI Kadar Tinggi Menurun seiring Pulihnya Pasokan dan Melambatnya Aktivitas Pasar
Baca Selengkapnya
[SMM Analysis] Harga NPI Kadar Tinggi Menurun seiring Pulihnya Pasokan dan Melambatnya Aktivitas Pasar
[SMM Analysis] Harga NPI Kadar Tinggi Menurun seiring Pulihnya Pasokan dan Melambatnya Aktivitas Pasar
Harga rata-rata NPI kadar tinggi SMM 10-12% turun mingguan sebesar 17,7 yuan/unit nikel menjadi 1.095,5 yuan/unit nikel (ex-factory, termasuk pajak), dan harga rata-rata indeks FOB NPI Indonesia turun mingguan sebesar $2,93/unit nikel menjadi $141,14/unit nikel. Minggu ini, pasar NPI kadar tinggi terus melemah, dengan pusat harga bergeser turun secara stabil. Negosiasi harga antara hulu dan hilir semakin intensif, dan pasar memasuki fase konsolidasi stagnan di level rendah.
1 jam yang lalu
Nickel prices to dip earlier than expected - Shanghai Metals Market (SMM)