Philippine President Agrees with Ban on Open-pit Mining

Telah Terbit: Sep 6, 2017 10:20
Foreign media reported Philippine President Rodrigo Duterte said on Tuesday he agreed with open-pit mining ban due to environmental harm it causes.

SHANGHAI, Sept. 5 (SMM) – Foreign media reported Philippine President Rodrigo Duterte said on Tuesday he agreed with open-pit mining ban due to environmental harm it causes. 

Indonesia to Add New Companies on Nickel Ore Export List Soon 

Time would be given to mining firms to look for other ways for minerals extraction, he added. He had asked new Environment Secretary Roy Cimatu to look into the eventual closure of open-pit mines.

The article is edited by SMM and is provided for information purpose only. SMM assumes no liability and does not warrant the accuracy, reliability or completeness of information contained or quoted in the article, either express or implied. SMM further disclaims any liability for losses in connection with the information contained or quoted in the article.

For news cooperation, please contact us by email: sallyzhang@smm.cn or service.en@smm.cn.

 

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
Data: Pergerakan pasar SHFE, DCE (02 Sep)
55 menit yang lalu
Data: Pergerakan pasar SHFE, DCE (02 Sep)
Baca Selengkapnya
Data: Pergerakan pasar SHFE, DCE (02 Sep)
Data: Pergerakan pasar SHFE, DCE (02 Sep)
Tabel berikut menunjukkan pergerakan logam besi dan nonbesi di SHFE dan DCE pada 2 September 2026
55 menit yang lalu
[SMM Berita Kilat Nikel] Pembaruan Harian — 2 September 2026
1 jam yang lalu
[SMM Berita Kilat Nikel] Pembaruan Harian — 2 September 2026
Baca Selengkapnya
[SMM Berita Kilat Nikel] Pembaruan Harian — 2 September 2026
[SMM Berita Kilat Nikel] Pembaruan Harian — 2 September 2026
Dari sisi harga, pekan ini menandai minggu pertama siklus penetapan harga HMA untuk paruh pertama September, dengan HMA berada di 16.733,33 dolar AS per ton. Harga rata-rata CIF bijih nikel Indonesia disesuaikan untuk ketiga kadar: • Ni 1,3%: harga rata-rata CIF $30/wmt • Ni 1,4%: harga rata-rata CIF $52,8/wmt • Ni 1,5%: harga rata-rata CIF $59,2/wmt ________________________________________ Pembaruan Kebijakan Indonesia & DSI ICOMEX — 2 September 2026 Pasar bijih nikel Indonesia masih berada dalam masa tunggu, dengan pasar memantau secara ketat persetujuan RKAB lebih lanjut dan potensi penyesuaian kuota. Sementara itu, DSI terus mengembangkan ICOMEX, platform digitalnya untuk memantau dan mengatur ekspor mineral dan komoditas strategis. Platform ini diharapkan secara bertahap mengintegrasikan data utama terkait ekspor, termasuk kontrak, harga, kadar bijih, kode HS, kapal, tujuan, dan informasi penyelesaian. Pengembangan ICOMEX diharapkan dapat meningkatkan transparansi data ekspor, pengawasan regulasi, dan pemantauan harga, sekaligus memberikan pandangan yang lebih menyeluruh kepada pemerintah mengenai arus ekspor mineral. Kondisi cuaca di wilayah-wilayah penghasil nikel utama secara umum masih terkendali, meskipun hujan lebat setempat masih dapat menyebabkan gangguan sementara pada penambangan dan logistik. Pasar juga menantikan potensi revisi formula HPM untuk bijih limonit. Setiap perubahan pada mekanisme penetapan harga, terutama perlakuan logam ikutan dan faktor koreksi, dapat memengaruhi harga limonit dan keekonomian bahan baku HPAL. Secara keseluruhan, pasar tetap berhati-hati, dengan persetujuan RKAB, pengembangan ICOMEX, kondisi cuaca, dan potensi revisi HPM limonit menjadi faktor-faktor utama yang perlu dicermati dalam waktu dekat.
1 jam yang lalu
[SMM Analysis] Aturan Melt-and-Pour UE Tiba pada Hari Batas Waktu — Mengubah Ulang Biaya Akses ke Eropa
1 jam yang lalu
[SMM Analysis] Aturan Melt-and-Pour UE Tiba pada Hari Batas Waktu — Mengubah Ulang Biaya Akses ke Eropa
Baca Selengkapnya
[SMM Analysis] Aturan Melt-and-Pour UE Tiba pada Hari Batas Waktu — Mengubah Ulang Biaya Akses ke Eropa
[SMM Analysis] Aturan Melt-and-Pour UE Tiba pada Hari Batas Waktu — Mengubah Ulang Biaya Akses ke Eropa
Brussels menyampaikan undang-undang pelaksana setebal tiga halaman pada 31 Agustus, menyisakan empat minggu sebelum deklarasi dimulai — dan satu tahun sebelum sertifikat uji pabrik menjadi wajib. Analisis SMM — tindak lanjut dari "EU Melt-and-Pour: Tenggat Mendekat, Aturan Belum Terlihat"
1 jam yang lalu