Macquarie Raises Iron Ore and Aluminum Price Forecasts on China Demand

Telah Terbit: Aug 31, 2017 10:52
Macquarie raised its forecasts for iron ore and aluminum prices next year, citing demand from China.

SHANGHAI, Aug. 31 (SMM) – Macquarie raised its forecasts for iron ore and aluminum prices next year, citing demand from China.

China to See More Iron Ore Arrive; Shipments from Australia and Brazil to Tumble

Macquarie now sees iron ore and aluminum prices at $54/tonne and $1,938/tonne, respectively, in 2018, 14% and 7% higher than its previous predictions.  

Aluminum Price Rise Cycle Just Begins

The article is edited by SMM and is provided for information purpose only. SMM assumes no liability and does not warrant the accuracy, reliability or completeness of information contained or quoted in the article, either express or implied. SMM further disclaims any liability for losses in connection with the information contained or quoted in the article.

For news cooperation, please contact us by email: sallyzhang@smm.cn or service.en@smm.cn.
 

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
Gempa Bumi Magnitudo 7,7 di Indonesia Berdampak Relatif Kecil pada Rantai Industri Aluminium, dengan Guncangan Hampir Nol
2 jam yang lalu
Gempa Bumi Magnitudo 7,7 di Indonesia Berdampak Relatif Kecil pada Rantai Industri Aluminium, dengan Guncangan Hampir Nol
Baca Selengkapnya
Gempa Bumi Magnitudo 7,7 di Indonesia Berdampak Relatif Kecil pada Rantai Industri Aluminium, dengan Guncangan Hampir Nol
Gempa Bumi Magnitudo 7,7 di Indonesia Berdampak Relatif Kecil pada Rantai Industri Aluminium, dengan Guncangan Hampir Nol
Umpan balik pemantauan SMM: Gempa bermagnitudo 7,7 di Pulau Flores, Indonesia, berdampak relatif kecil terhadap rantai industri aluminium. Dari sisi sebaran kapasitas, bauksit, alumina, dan sebagian besar kapasitas aluminium terkonsentrasi di Indonesia bagian barat, umumnya berjarak lebih dari 1.400 km dari episentrum; bahkan smelter aluminium terdekat—Sulawesi Morowali Huachin Aluminum—berjarak sekitar 624 km, masih di luar radius kerusakan 300 km. Ditambah tinggi gelombang tsunami kurang dari 0,4 meter, guncangan pasokan aktual praktis nol. Dari sisi harga, dampaknya paling jauh hanya berupa dorongan sentimen jangka pendek sebesar 0–1%, yang diperkirakan akan mereda dalam 1–3 hari, tanpa mengubah tren jangka menengah.
2 jam yang lalu
DTI Filipina Berencana Menerapkan Sertifikasi Wajib untuk Produk Aluminium Guna Menjamin Standar Mutu dan Keamanan
14 jam yang lalu
DTI Filipina Berencana Menerapkan Sertifikasi Wajib untuk Produk Aluminium Guna Menjamin Standar Mutu dan Keamanan
Baca Selengkapnya
DTI Filipina Berencana Menerapkan Sertifikasi Wajib untuk Produk Aluminium Guna Menjamin Standar Mutu dan Keamanan
DTI Filipina Berencana Menerapkan Sertifikasi Wajib untuk Produk Aluminium Guna Menjamin Standar Mutu dan Keamanan
Menurut laporan media Filipina pada tanggal 12, Departemen Perdagangan dan Industri Filipina (DTI) berencana mendorong pembentukan program sertifikasi wajib untuk produk aluminium yang mewajibkan perusahaan manufaktur lokal dan asing di Filipina untuk memperoleh izin resmi kualitas dan keamanan Filipina terlebih dahulu serta menerapkan pendekatan sertifikasi “satu pabrik, satu sertifikat”.
14 jam yang lalu
Jiangsu Dingchen Mulai Pembangunan Proyek Kawat Email 30.000 Ton Metrik
14 jam yang lalu
Jiangsu Dingchen Mulai Pembangunan Proyek Kawat Email 30.000 Ton Metrik
Baca Selengkapnya
Jiangsu Dingchen Mulai Pembangunan Proyek Kawat Email 30.000 Ton Metrik
Jiangsu Dingchen Mulai Pembangunan Proyek Kawat Email 30.000 Ton Metrik
Pada 8 Agustus, konstruksi proyek Jiangsu Dingchen dengan kapasitas tahunan 30.000 ton kawat tembaga berenamel dan kawat aluminium dimulai. Proyek ini akan membangun kompleks perkantoran R&D seluas lebih dari 6.000 m² serta bengkel produksi dan bangunan pendukung seluas lebih dari 8.000 m², dan menambah beberapa lini produksi cerdas untuk kawat bulat dan pipih berenamel.
14 jam yang lalu
Macquarie Raises Iron Ore and Aluminum Price Forecasts on China Demand - Shanghai Metals Market (SMM)