SHFE 1709 Tin Ends with Big Decline (2017-8-14)

Telah Terbit: Aug 14, 2017 16:56
SHFE 1709 tin moved mainly around RMB 145,700/mt during last Friday’s night session.

SHANGHAI, Aug. 14 (SMM) –SHFE 1709 tin moved mainly around RMB 145,700/mt during last Friday’s night session. 

On Monday, SHFE 1709 tin opened at RMB 145,610/mt, and kept falling on short selling. The most active contract ended at an intraday low of 144,200/mt, down RMB 2,060/mt or 1.41%. Trading volumes decreased 5,670 lots to 11,820 lots, and positions decreased 2 lots to 20,216 lots. After tough stance by the CISA, the SHFE took action to cool down fever in ferrous metals market. This sent ferrous metals prices down across the board. Base metals took a hit as well. SHFE 1709 tin will look for support at RMB 143,000/mt.  


 

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
CPI AS Juli 3,4% Sesuai Ekspektasi Pasar; Pusat Harga Timah Turun, Merangsang Sebagian Permintaan Kaku [Tinjauan Tengah Hari Timah SMM]
2 jam yang lalu
CPI AS Juli 3,4% Sesuai Ekspektasi Pasar; Pusat Harga Timah Turun, Merangsang Sebagian Permintaan Kaku [Tinjauan Tengah Hari Timah SMM]
Baca Selengkapnya
CPI AS Juli 3,4% Sesuai Ekspektasi Pasar; Pusat Harga Timah Turun, Merangsang Sebagian Permintaan Kaku [Tinjauan Tengah Hari Timah SMM]
CPI AS Juli 3,4% Sesuai Ekspektasi Pasar; Pusat Harga Timah Turun, Merangsang Sebagian Permintaan Kaku [Tinjauan Tengah Hari Timah SMM]
[Tinjauan Tengah Hari Timah SMM: CPI AS Juli 3,4% Sesuai Ekspektasi Pasar, Pusat Harga Timah Turun, Merangsang Sebagian Permintaan Kaku]
2 jam yang lalu
[SMM Flash] NBS Merilis Produksi Asam Sulfat Juni
3 jam yang lalu
[SMM Flash] NBS Merilis Produksi Asam Sulfat Juni
Baca Selengkapnya
[SMM Flash] NBS Merilis Produksi Asam Sulfat Juni
[SMM Flash] NBS Merilis Produksi Asam Sulfat Juni
Menurut Biro Statistik Nasional, produksi asam sulfat nasional (basis 100%) pada Juni 2026 mencapai sekitar 7,923 juta ton (dibandingkan 8,365 juta ton pada Mei, 8,948 juta ton pada April, dan 9,637 juta ton pada Maret, menunjukkan penurunan dibanding bulan sebelumnya). Perubahan tahun-ke-tahun untuk bulan tersebut sekitar -10%. Untuk semester pertama tahun ini (Januari–Juni), produksi kumulatif mencapai sekitar 52,223 juta ton, dengan perubahan tahun-ke-tahun sekitar -0,1% (turun dari +1,9% pada periode Januari–Mei, terutama akibat penurunan tajam 10% pada Juni). Produksi masih sangat terkonsentrasi di provinsi-provinsi peleburan dan pupuk fosfat seperti Yunnan, Mongolia Dalam, Guangxi, Anhui, Henan, dan Shandong—dengan Yunnan menempati urutan pertama sekitar 1,24 juta ton per bulan. Asam smelter (produk samping dari pengolahan tembaga/seng) menjadi tulang punggung pasokan, sementara asam untuk pupuk fosfat mendorong sebagian besar permintaan.
3 jam yang lalu
Rio Tinto menyambut baik kesepakatan untuk mengamankan masa depan jangka panjang Tomago Aluminium.
5 jam yang lalu
Rio Tinto menyambut baik kesepakatan untuk mengamankan masa depan jangka panjang Tomago Aluminium.
Baca Selengkapnya
Rio Tinto menyambut baik kesepakatan untuk mengamankan masa depan jangka panjang Tomago Aluminium.
Rio Tinto menyambut baik kesepakatan untuk mengamankan masa depan jangka panjang Tomago Aluminium.
Pada 13 Agustus, Rio Tinto mengumumkan bahwa Smelter Aluminium Tomago telah mencapai kesepakatan dengan Pemerintah Australia dan Pemerintah Negara Bagian New South Wales untuk mengamankan pasokan listrik jangka panjang melalui perjanjian pembelian tenaga listrik (PPA) selama 10 tahun yang berlaku hingga 2038. Perjanjian ini akan berlaku setelah kontrak listrik saat ini berakhir pada 31 Desember 2028, dan mulai tahun 2033 seluruh listrik akan bersumber dari energi terbarukan. Berdasarkan perjanjian tersebut, Smelter Aluminium Tomago berencana menginvestasikan A$1,1 miliar hingga tahun 2038, dengan A$100 juta di antaranya digunakan untuk proyek dekarbonisasi. Smelter ini memproduksi hingga 590.000 metrik ton aluminium per tahun, sekitar 40% dari produksi tahunan Australia, dan mempekerjakan langsung sekitar 1.000 orang. Rio Tinto memegang 51,55% saham di usaha patungan tersebut.
5 jam yang lalu
SHFE 1709 Tin Ends with Big Decline (2017-8-14) - Shanghai Metals Market (SMM)