Indian Silver imports may be stronger again in May

Telah Terbit: May 26, 2017 17:55
Data are likely to show Indian silver imports likely remained high this month, unless higher prices end up curbing enthusiasm, said Metals Focus.

INDIA May 26 2017 2:02 PM
NEW DELHI (Scrap Register): Data are likely to show Indian silver imports likely remained high this month, unless higher prices end up curbing enthusiasm, said Metals Focus.

An estimated 600 tons of silver bullion was cleared through Indian customs last month, which Metals Focus said was most so far this year. There are several reasons for a build-up in India stocks, with a key being concerns about the coming introduction of the new goods and services tax (GST), expected to be introduced in July. There is considerable uncertainty on how the GST will apply to the Indian gold and silver market, Metals Focus added.

“As a result, the Indian trade is wary of being caught on ‘the wrong side of the market, the consultancy added, pointing out that the Indian government has tended to surprise the bullion market with unexpected announcements on import duties and other measures that affect imports. 

Still, the jump in April silver imports was not entirely stock-related, added Metals Focus. For one thing, jewelry sales connected to the Akshaya Trithiya holiday were strong for both silver and gold. Many retailers were surprised at the strength, resulting in restocking.

“Taking this a stage further, we would not be surprised to see May imports also improve, the result of both trade restocking (of finished products) and also in advance of GST,” said Metals Focus. “However, one cautionary note concerns the impact of rising silver prices....Should the price continue to strengthen, this may help to curtail Indian bullion imports.”

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
Logam Mulia Tetap Bergerak dalam Kisaran saat Makro Memasuki Jendela Validasi Kunci [Analisis Makro Logam Mulia SMM]
8 jam yang lalu
Logam Mulia Tetap Bergerak dalam Kisaran saat Makro Memasuki Jendela Validasi Kunci [Analisis Makro Logam Mulia SMM]
Baca Selengkapnya
Logam Mulia Tetap Bergerak dalam Kisaran saat Makro Memasuki Jendela Validasi Kunci [Analisis Makro Logam Mulia SMM]
Logam Mulia Tetap Bergerak dalam Kisaran saat Makro Memasuki Jendela Validasi Kunci [Analisis Makro Logam Mulia SMM]
8 jam yang lalu
Chengtun Mining: Anak Perusahaan Berencana Mengakuisisi 65% Ekuitas di Tibet Haiteng Industrial senilai 709 Juta Yuan
9 Sep 2026 13:56
Chengtun Mining: Anak Perusahaan Berencana Mengakuisisi 65% Ekuitas di Tibet Haiteng Industrial senilai 709 Juta Yuan
Baca Selengkapnya
Chengtun Mining: Anak Perusahaan Berencana Mengakuisisi 65% Ekuitas di Tibet Haiteng Industrial senilai 709 Juta Yuan
Chengtun Mining: Anak Perusahaan Berencana Mengakuisisi 65% Ekuitas di Tibet Haiteng Industrial senilai 709 Juta Yuan
Chengtun Mining mengumumkan dalam pengajuan malam bahwa anak perusahaannya, Sichuan Shengfengyuan Mining Co., Ltd., berencana mengakuisisi 65% ekuitas di Tibet Haiteng Industrial Co., Ltd. (selanjutnya disebut "Tibet Haiteng Industrial") yang dimiliki oleh Liu Zongjun senilai 708,5 juta yuan. Setelah transaksi selesai, Tibet Haiteng Industrial akan menjadi anak perusahaan terkendali perseroan dan dimasukkan dalam laporan keuangan konsolidasian perseroan. Menurut pengumuman tersebut, Tibet Haiteng Industrial memegang hak eksplorasi untuk "Eksplorasi Tambang Timbal-Seng Bagala (Timur) di Kabupaten Mozhugongka dan Kabupaten Linzhou, Lhasa, Tibet." Hak tersebut pertama kali ditetapkan pada tahun 2003 dan telah mengalami beberapa kali perpanjangan serta perubahan. Lisensi baru diterbitkan pada 28 Agustus 2026, dengan masa berlaku dari 28 Juli 2026 hingga 27 Juli 2031, mencakup area eksplorasi seluas 42,0668 kilometer persegi. Menurut laporan eksplorasi yang diterbitkan oleh Northwest Geological Exploration Institute of China Metallurgical Geology Bureau pada 30 September 2025, selain sumber daya timbal dan seng, kandungan logam perak yang teridentifikasi telah mencapai standar tambang perak skala besar di Tiongkok. Perseroan menyatakan: Kandungan logam perak dari tambang perak-timbal-seng yang akan diakuisisi telah mencapai skala deposit besar, sementara timbal dan seng keduanya merupakan deposit berukuran sedang. Kadar perak, timbal, dan seng tergolong sedang, dan kualitas bijih relatif baik. Setelah akuisisi selesai, kepemilikan sumber daya perseroan atas perak, timbal, seng, dan logam lainnya akan meningkat secara efektif, lebih mengoptimalkan portofolio sumber daya mineral perseroan, memperluas ruang pengembangan di masa depan, serta meningkatkan daya saing inti dan ketahanan terhadap risiko. Akuisisi ini sejalan dengan strategi pengembangan jangka panjang perseroan, kondusif untuk memperkuat kekuatan kompetitif komprehensif perseroan di sektor pertambangan logam non-besi, dan melayani kepentingan jangka panjang serta keseluruhan perseroan dan seluruh pemegang saham.
9 Sep 2026 13:56
Gelombang Berikutnya dari Reli Komoditas: Perusahaan Junior di Ambang Siklus Pengejaran Besar
7 Sep 2026 13:54
Gelombang Berikutnya dari Reli Komoditas: Perusahaan Junior di Ambang Siklus Pengejaran Besar
Baca Selengkapnya
Gelombang Berikutnya dari Reli Komoditas: Perusahaan Junior di Ambang Siklus Pengejaran Besar
Gelombang Berikutnya dari Reli Komoditas: Perusahaan Junior di Ambang Siklus Pengejaran Besar
7 Sep 2026 13:54
Indian Silver imports may be stronger again in May - Shanghai Metals Market (SMM)