Antam Reports 33 Percent Drop in Ferronickel Output in First Quarter of 2017

Telah Terbit: May 3, 2017 13:50
Antam released its operation report for the first quarter of 2017 ending Mar. 31.

SHANGHAI, May 3 (SMM) – Antam released its operation report for the first quarter of 2017 ending Mar. 31. 

According to the report released on its website, the company produced 2,934 tonnes of nickel contained in ferronickel (TNi), down 33 percent on a yearly basis. 

Antam to Restart Nickel Ore Exports in May after 3-Year Halt

The company attributed the drop mainly to roof replacement of its No. 3 electric smelting furnace and optimization of FeNi III ferronickel plant production facilities from end of 2016 to mid March 2017. 

The company said to strength its commitment to meet 2017 ferronickel production target of 24,100 tonnes (TNi). 

For news cooperation, please contact us by email: sallyzhang@smm.cn or service.en@smm.cn.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
Biaya NPI Domestik Kelas Tinggi Turun, tetapi Margin Laba Tertekan di Tengah Penurunan Harga Jual
11 Sep 2026 18:00
Biaya NPI Domestik Kelas Tinggi Turun, tetapi Margin Laba Tertekan di Tengah Penurunan Harga Jual
Baca Selengkapnya
Biaya NPI Domestik Kelas Tinggi Turun, tetapi Margin Laba Tertekan di Tengah Penurunan Harga Jual
Biaya NPI Domestik Kelas Tinggi Turun, tetapi Margin Laba Tertekan di Tengah Penurunan Harga Jual
[SMM Kilasan Nikel] Biaya produksi NPI kadar tinggi domestik menurun minggu ini. Harga bijih nikel Filipina yang lebih rendah, ditambah dengan penurunan harga kokas, mengurangi biaya bahan baku peleburan. Namun, harga jual NPI turun signifikan pada periode yang sama, menekan profitabilitas dan mempersempit margin keuntungan bagi smelter domestik.
11 Sep 2026 18:00
Harga NPI Kadar Tinggi SMM 10-12% Turun ke 1.095,5 Yuan/Unit, Indeks FOB NPI Indonesia Turun ke $141,14/Unit
11 Sep 2026 18:00
Harga NPI Kadar Tinggi SMM 10-12% Turun ke 1.095,5 Yuan/Unit, Indeks FOB NPI Indonesia Turun ke $141,14/Unit
Baca Selengkapnya
Harga NPI Kadar Tinggi SMM 10-12% Turun ke 1.095,5 Yuan/Unit, Indeks FOB NPI Indonesia Turun ke $141,14/Unit
Harga NPI Kadar Tinggi SMM 10-12% Turun ke 1.095,5 Yuan/Unit, Indeks FOB NPI Indonesia Turun ke $141,14/Unit
[SMM Nikel Kilat] Harga rata-rata NPI kadar tinggi SMM 10-12% turun 17,7 yuan/unit nikel WoW menjadi 1.095,5 yuan/unit nikel (ex-factory, termasuk pajak), sementara harga rata-rata indeks FOB NPI Indonesia turun $2,93/unit nikel WoW menjadi $141,14/unit nikel. Minggu ini, pasar NPI kadar tinggi terus melemah, dengan pusat harga bergerak turun secara stabil. Negosiasi harga hulu dan hilir semakin intensif, dan pasar memasuki kebuntuan, berkonsolidasi di level rendah.
11 Sep 2026 18:00
[SMM Analysis] Harga NPI Kadar Tinggi Menurun seiring Pulihnya Pasokan dan Melambatnya Aktivitas Pasar
11 Sep 2026 17:45
[SMM Analysis] Harga NPI Kadar Tinggi Menurun seiring Pulihnya Pasokan dan Melambatnya Aktivitas Pasar
Baca Selengkapnya
[SMM Analysis] Harga NPI Kadar Tinggi Menurun seiring Pulihnya Pasokan dan Melambatnya Aktivitas Pasar
[SMM Analysis] Harga NPI Kadar Tinggi Menurun seiring Pulihnya Pasokan dan Melambatnya Aktivitas Pasar
Harga rata-rata NPI kadar tinggi SMM 10-12% turun mingguan sebesar 17,7 yuan/unit nikel menjadi 1.095,5 yuan/unit nikel (ex-factory, termasuk pajak), dan harga rata-rata indeks FOB NPI Indonesia turun mingguan sebesar $2,93/unit nikel menjadi $141,14/unit nikel. Minggu ini, pasar NPI kadar tinggi terus melemah, dengan pusat harga bergeser turun secara stabil. Negosiasi harga antara hulu dan hilir semakin intensif, dan pasar memasuki fase konsolidasi stagnan di level rendah.
11 Sep 2026 17:45