Trump’s China Trade Policy Won’t Impact GOES Prices

Telah Terbit: Jan 13, 2017 09:00 (GMT+8)
Average grain-oriented electrical steel surcharges fell for the third year in a row.

by Lisa Reisman on JANUARY 12, 2017

Average grain-oriented electrical steel surcharges fell for the third year in a row. 2016 average surcharges took the biggest hit because Allegheny Technologies stopped production of GOES. AK Steel did not implement a surcharge until July 2016.

Our own GOES M3 MMI showed only small price movements from month to month. The index hit a low of 181 back in July and today shows a modest recovery to 192, a 5% gain.

GOES follows its own fundamentals (e.g. supply and demand) and does not always follow the price arc of other more common forms of steel such as cold-rolled coil or hot-rolled coil. In fact, some of the wider trade dynamics for those forms of steel had little to no impact on GOES.

Which brings us to a larger issue. Will President-elect Trump, who is arguably pro-steel and who has gone on record against China’s trade practices, implement any policies that will likely impact GOES markets?

To begin, the nature of trade between the two countries, the U.S. and China, appears more complicated than what can be seen by the naked eye. Raw material/commodity-like supply chains lack the complexities of supply chains found in industries such as electronics. Blanket tariffs are easy to issue and calculate for commodities that move from point A to point B. But electronics industry supply chains involve components, parts, sub-assemblies, final assembly, etc. across multiple countries and locations. A blanket tariff on electronics will harm China much more than other countries as the tariff would apply to the “final point of assembly.” This could create all sorts of electronics shortages and problems here in the U.S.

Why Are We Discussing Electronics Supply Chains?

Because it would be easier to get tougher on China for commodities such as steel. And though China has curbed excess capacity in recent years, we could see a scenario in which tough trade policies such as a tariffs could significantly limit Chinese imports, which currently make up about 10% of domestic steel demand according to a recent analysis by Stratfor.

China will retaliate but a scenario exists that China could account for far less steel imports into the U.S. than it currently does (China has cut excess capacity already). In terms of grain oriented electrical steel, however, China does not represent the bulk of GOES imports into the U.S., in fact, Japan, Russia and the U.K. are far bigger GOES exporters to the U.S.

Therefore, any President Trump trade policy that goes into effect (no pun intended) will likely have a bigger impact on the broader steel markets and a far less significant impact on the U.S. GOES market.

Next month, we will examine the potential impact of NAFTA changes on GOES markets.

Grain-Oriented Electrical Steel M3 retook last month’s loss rising by more than 3%.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
Sektor Kabel dan Kawat China Mengalami Kenaikan Bulanan, Liburan Akan Memengaruhi Tarif Oktober
3 menit yang lalu
Sektor Kabel dan Kawat China Mengalami Kenaikan Bulanan, Liburan Akan Memengaruhi Tarif Oktober
Baca Selengkapnya
Sektor Kabel dan Kawat China Mengalami Kenaikan Bulanan, Liburan Akan Memengaruhi Tarif Oktober
Sektor Kabel dan Kawat China Mengalami Kenaikan Bulanan, Liburan Akan Memengaruhi Tarif Oktober
Menurut statistik SMM, tingkat operasi perusahaan kawat dan kabel utama di Tiongkok naik 1,73 poin persentase secara bulanan menjadi 72,18% pada September 2026, turun 0,05 poin persentase secara tahunan. Terpengaruh oleh libur Hari Nasional, tingkat operasi pada Oktober diperkirakan turun 3,79 poin persentase secara bulanan menjadi 68,39%, naik 0,53 poin persentase secara tahunan.
3 menit yang lalu
Baijiada Teken Kesepakatan Pasokan Foil Tembaga Senilai $40 Miliar dengan CALB, Ekspansi Direncanakan di Tengah Lonjakan Permintaan AI dan Dirgantara
9 menit yang lalu
Baijiada Teken Kesepakatan Pasokan Foil Tembaga Senilai $40 Miliar dengan CALB, Ekspansi Direncanakan di Tengah Lonjakan Permintaan AI dan Dirgantara
Baca Selengkapnya
Baijiada Teken Kesepakatan Pasokan Foil Tembaga Senilai $40 Miliar dengan CALB, Ekspansi Direncanakan di Tengah Lonjakan Permintaan AI dan Dirgantara
Baijiada Teken Kesepakatan Pasokan Foil Tembaga Senilai $40 Miliar dengan CALB, Ekspansi Direncanakan di Tengah Lonjakan Permintaan AI dan Dirgantara
Anak perusahaan sepenuhnya milik Nord Holding, Baijiada, menandatangani perjanjian kerangka pasokan copper foil 2026-2028 dengan CALB, dengan total pasokan 373.000 mt selama tiga tahun. Berdasarkan harga rata-rata termasuk pajak utama saat ini, total nilai kontrak mendekati 40 miliar yuan. Berdasarkan tahun, volumenya adalah 58.000 mt pada 2026 (41% dari kapasitas tahunan perusahaan saat ini sebesar 140.000 mt), 130.000 mt pada 2027 (93%), dan 185.000 mt pada 2028 (132%), dengan skala pesanan meningkat dari tahun ke tahun dan secara signifikan melampaui kapasitas perusahaan yang ada pada periode berikutnya. Nord Holding telah merencanakan untuk memperluas total kapasitas globalnya menjadi 300.000 mt/tahun pada 2030, mencakup copper foil baterai litium dan copper foil sirkuit elektronik kelas atas. Pesanan ini mencerminkan pertumbuhan permintaan yang cepat untuk copper foil kelas atas di sektor kedirgantaraan, terutama pasar tambahan untuk copper foil bermutu tinggi untuk server AI dan copper foil untuk pesawat energi baru. Perusahaan perlu memenuhi pengiriman melalui perluasan kapasitas dan transformasi teknologi, jika tidak akan menghadapi kesenjangan kinerja yang signifikan.
9 menit yang lalu
Stok Hampir Terhenti, "Libur Paksa" di Tengah Tekanan Tagihan dan Modal [Tinjauan Mingguan Batang Tembaga Sekunder SMM]
10 menit yang lalu
Stok Hampir Terhenti, "Libur Paksa" di Tengah Tekanan Tagihan dan Modal [Tinjauan Mingguan Batang Tembaga Sekunder SMM]
Baca Selengkapnya
Stok Hampir Terhenti, "Libur Paksa" di Tengah Tekanan Tagihan dan Modal [Tinjauan Mingguan Batang Tembaga Sekunder SMM]
Stok Hampir Terhenti, "Libur Paksa" di Tengah Tekanan Tagihan dan Modal [Tinjauan Mingguan Batang Tembaga Sekunder SMM]
[SMM Analisis: Penimbunan Hampir Terhenti, "Libur Paksa" di Tengah Tekanan Tagihan dan Modal] Menurut data SMM, tingkat operasi produsen batang tembaga sekunder berada di 9,35% minggu ini, turun 2,64 poin persentase WoW dan turun 9,21 poin persentase YoY. Sementara itu, selisih harga rata-rata antara batang katoda tembaga dan batang tembaga sekunder adalah 1.933 yuan/mt, turun 181 yuan/mt MoM. Selain itu, diskon rata-rata batang tembaga sekunder di Jiangxi terhadap futures tembaga adalah 443 yuan/mt, turun 157 yuan/mt MoM. Berdasarkan model laba kotor penjualan batang tembaga sekunder SMM, laba kotor rata-rata minggu ini adalah 1.001 yuan/mt, naik 90 yuan/mt MoM.
10 menit yang lalu