Indonesian Tin exports drop in April; Export limits see further cut

Telah Terbit: May 8, 2015 10:42
The preliminary data released by the Indonesian Trade Ministry shows that Tin exports from the country declined during the month of April this year.

Author: Paul Ploumis 07 May 2015 Last updated at 06:57:51 GMT

JAKARTA (Scrap Monster): The preliminary data released by the Indonesian Trade Ministry shows that Tin exports from the country declined during the month of April this year. The exports during the month totaled 5,071 tonnes, 2.8% down when compared with the export levels a year ago. The above data is based on the figures reported by surveying companies as per pre-shipment checks carried out by them.

Meanwhile, Bangka-Belitung Governor Rustam Effendi has further lowered the export targets from previously agreed 4,500 tpm to 4,000 tpm starting May this year. Earlier, PT Timah and Association of Indonesian Tin Exporters (AETI) members companies had agreed to limit sales to 2,500 tpm and 2,000 tpm respectively effective April this year.

According to the new export restrictions, PT Timah will cut down their exports to a maximum of 1,500 tonnes, whereas the balance 2,500 tonnes will be split among private smelter companies. The monthly export limit will be further reviewed at the end of every month to decide on any revisions if necessary. Effendi clarified that the export curbs will continue until the tin prices recover to desired levels. Meantime, Jabin Sufianto, Chairman, AETI announced that the new sales limit will be discussed with the members.

The exports in April have ended higher when matched with the original forecast. All the sales consisted of tin ingots. The exports of solder and other tin products have declined sharply following the government regulations announced in November last year.
 

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
Ventec Investasikan 47,3 Juta Dolar AS untuk Perluasan Pabrik Kunshan demi Peningkatan Produksi CCL
4 jam yang lalu
Ventec Investasikan 47,3 Juta Dolar AS untuk Perluasan Pabrik Kunshan demi Peningkatan Produksi CCL
Baca Selengkapnya
Ventec Investasikan 47,3 Juta Dolar AS untuk Perluasan Pabrik Kunshan demi Peningkatan Produksi CCL
Ventec Investasikan 47,3 Juta Dolar AS untuk Perluasan Pabrik Kunshan demi Peningkatan Produksi CCL
Pembuat laminasi berlapis tembaga (CCL) asal Taiwan, Ventec International Group (6672.TW), pada 17 September menyetujui anggaran ekspansi sebesar NT$1,5 miliar (sekitar US$47,3 juta) untuk menyewa dan meningkatkan pabrik yang menganggur di Kunshan, Jiangsu, dengan mengerahkan dua jalur otomatis yang menargetkan kapasitas bulanan 500.000 lembar CCL dan 2,4 juta meter prepreg. Lahan seluas 20.000 meter persegi ini terletak di sebelah operasi perusahaan yang sudah ada dan memanfaatkan izin lingkungan yang sudah ada, sehingga memungkinkan produksi massal sekitar satu tahun lebih awal dibandingkan proyek baru. Pengeluaran yang direncanakan sekitar RMB 41,76 juta untuk peningkatan gedung dan RMB 246 juta untuk mesin dan peralatan. Campuran produk mencakup material berkecepatan tinggi M6 yang sedang ditingkatkan, dengan grade M7/M8/M9 sedang dalam kualifikasi dengan pelanggan server internasional dan modul optik. Ventec melaporkan pendapatan konsolidasian Agustus yang memecahkan rekor sebesar NT$810 juta, naik 133,2% tahun-ke-tahun, dengan delapan bulan pertama naik 53,6%. Pabrik Kunshan akan melengkapi fasilitas perusahaan di Thailand dan melayani server AI, switch berkecepatan tinggi, modul optik, dan elektronik otomotif, sehingga meningkatkan permintaan untuk foil tembaga hulu dan foil tembaga elektrolitik.
4 jam yang lalu
Pasar Skrap Tembaga Mengalami Penyesuaian Tajam karena Harga Turun, Kendala Pasokan Tetap Ada
4 jam yang lalu
Pasar Skrap Tembaga Mengalami Penyesuaian Tajam karena Harga Turun, Kendala Pasokan Tetap Ada
Baca Selengkapnya
Pasar Skrap Tembaga Mengalami Penyesuaian Tajam karena Harga Turun, Kendala Pasokan Tetap Ada
Pasar Skrap Tembaga Mengalami Penyesuaian Tajam karena Harga Turun, Kendala Pasokan Tetap Ada
Pekan ini (14-17 September), pasar skrap tembaga mengalami penyesuaian tajam setelah harga tembaga mundur signifikan dari level tertinggi pekan lalu di atas 112.000 yuan/mt, menyentuh titik terendah 108.370 yuan/mt pada akhir pekan. Kontrak tembaga SHFE yang paling aktif diperdagangkan terus merosot dari 108.240 yuan/mt pada awal pekan ke level terendah intra-pekan 107.320 yuan/mt.
4 jam yang lalu
[Analisis SMM] Data Rinci Produksi Asam Sulfat Tiongkok pada Agustus
6 jam yang lalu
[Analisis SMM] Data Rinci Produksi Asam Sulfat Tiongkok pada Agustus
Baca Selengkapnya
[Analisis SMM] Data Rinci Produksi Asam Sulfat Tiongkok pada Agustus
[Analisis SMM] Data Rinci Produksi Asam Sulfat Tiongkok pada Agustus
Data NBS menunjukkan produksi asam sulfat (setara 100%) Tiongkok pada Agustus sebesar 7,984 juta ton, turun 308.000 ton dari 7,676 juta ton pada Juli, turun 15,5% YoY. Produksi kumulatif asam sulfat (setara 100%) pada 2026 sebesar 68,141 juta ton, turun 4,6% YoY secara kumulatif.
6 jam yang lalu
Indonesian Tin exports drop in April; Export limits see further cut - Shanghai Metals Market (SMM)