Analisis SMM: Impor kobalt mentah China turun 50% bulan ke bulan pada Mei 2026, ekspor naik 70% bulan ke bulan

Telah Terbit: Jun 22, 2026 16:57
Pada Mei 2026, impor kobalt mentah Tiongkok sekitar 673 ton, turun 50% MoM dan naik 3% YoY; ekspor kobalt mentah sekitar 370 ton, naik 70% MoM dan turun 88% YoY.

Pada Mei 2026, impor kobalt mentah Tiongkok sekitar 673 mt, turun 50% MoM dan naik 3% YoY. Berdasarkan negara, tiga sumber utama impor kobalt olahan pada Mei adalah Indonesia (211 mt), Madagaskar (93 mt), dan Kanada (85 mt). Penurunan tajam impor pada Mei terutama disebabkan karena bahan baku kobalt murah yang terakumulasi di luar negeri sebelumnya telah terkonsumsi, serta pelat kobalt dan biji kobalt impor baru memiliki harga lebih tinggi dibandingkan bahan baku kobalt domestik lainnya, sehingga mengurangi keinginan pabrik peleburan untuk membeli guna pelarutan kembali. Dari segi harga impor rata-rata, harga impor rata-rata kobalt mentah Tiongkok pada Mei 2026 adalah $54.557/mt, naik 3,48% MoM. Pada Januari-Mei 2026, total impor kumulatif mencapai 6.589 mt, naik 120% YoY.

Di sisi ekspor, ekspor kobalt mentah Tiongkok pada Mei 2026 sekitar 370 mt, naik 70% MoM namun turun 88% YoY. Berdasarkan negara, ekspor ke Belanda melonjak, dengan ekspor Mei mencapai 205 mt, naik 791% MoM. Harga ekspor rata-rata kobalt mentah dari Tiongkok pada Mei 2026 adalah $53.403/mt, turun 2,17% MoM. Pada Januari-Mei 2026, total ekspor kumulatif mencapai 2.161 mt, turun 79% YoY.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
International Graphite Menandatangani Perjanjian Pasokan dan Offtake Grafit dengan Wogen
2 jam yang lalu
International Graphite Menandatangani Perjanjian Pasokan dan Offtake Grafit dengan Wogen
Baca Selengkapnya
International Graphite Menandatangani Perjanjian Pasokan dan Offtake Grafit dengan Wogen
International Graphite Menandatangani Perjanjian Pasokan dan Offtake Grafit dengan Wogen
Pengembang grafit Australia International Graphite telah menandatangani perjanjian pasokan dan pembelian tidak mengikat dengan perusahaan perdagangan Inggris Wogen. Berdasarkan perjanjian itu, Wogen akan memasok hingga 10.000 ton per tahun konsentrat serpihan grafit ke pabrik grafit mikronisasi Collie milik International Graphite di Australia Barat, sementara International Graphite akan memasok setidaknya 3.000 ton per tahun grafit bulat mikronisasi ke unit Pasifik Wogen untuk didistribusikan di kawasan Asia-Pasifik, terutama Jepang dan Korea Selatan. Kedua perusahaan berniat menyelesaikan perjanjian mengikat sebelum fasilitas Collie memulai produksi komersial pada pertengahan 2027.
2 jam yang lalu
Hongyuan Pharmaceutical Meresmikan Lini Produksi LiPF₆ 6.000 Ton per Tahun
2 jam yang lalu
Hongyuan Pharmaceutical Meresmikan Lini Produksi LiPF₆ 6.000 Ton per Tahun
Baca Selengkapnya
Hongyuan Pharmaceutical Meresmikan Lini Produksi LiPF₆ 6.000 Ton per Tahun
Hongyuan Pharmaceutical Meresmikan Lini Produksi LiPF₆ 6.000 Ton per Tahun
Hongyuan Pharmaceutical mengumumkan bahwa lini produksi litium heksafluorofosfat (LiPF₆) baru berkapasitas 6.000 ton per tahun mulai beroperasi pada bulan Juni dan akan meningkatkan output secara bertahap pada paruh kedua tahun ini. Bersama kapasitas yang sudah ada, total kapasitas produksi LiPF₆ perusahaan diperkirakan mencapai 18.000–20.000 ton per tahun pada akhir 2026.
2 jam yang lalu
Korea Selatan Merampungkan Revisi Rencana Biaya Pengisian Kendaraan Listrik.
4 jam yang lalu
Korea Selatan Merampungkan Revisi Rencana Biaya Pengisian Kendaraan Listrik.
Baca Selengkapnya
Korea Selatan Merampungkan Revisi Rencana Biaya Pengisian Kendaraan Listrik.
Korea Selatan Merampungkan Revisi Rencana Biaya Pengisian Kendaraan Listrik.
Kementerian Iklim, Energi, dan Lingkungan mengumumkan pada 1 Juli bahwa pihaknya telah menyelesaikan revisi sistem tarif pengisian daya kendaraan listrik umum, yang akan menaikkan tarif untuk pengisi daya ultra-cepat dan menurunkan tarif untuk pengisi daya lambat. Sistem baru ini akan berlaku mulai 1 Agustus. Berdasarkan rencana yang direvisi, pengisi daya dengan output di bawah 30 kW akan dikenakan tarif KRW 295,0/kWh, sementara pengisi daya 30 kW hingga di bawah 50 kW akan dikenakan tarif KRW 307,2/kWh. Pengisi daya 50 kW hingga di bawah 100 kW akan dikenakan tarif KRW 325,6/kWh, pengisi daya 100 kW hingga di bawah 200 kW sebesar KRW 348,4/kWh, dan pengisi daya 200 kW atau lebih sebesar KRW 393,1/kWh.
4 jam yang lalu
Analisis SMM: Impor kobalt mentah China turun 50% bulan ke bulan pada Mei 2026, ekspor naik 70% bulan ke bulan - Shanghai Metals Market (SMM)