[Harga Patokan Bijih Nikel Domestik Indonesia] Harga Nikel HMA Indonesia Terus Menurun (Paruh Pertama Juli)

Telah Terbit: Jul 1, 2026 10:58

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Indonesia telah resmi merilis Harga Mineral Acuan (HMA) untuk paruh pertama Juli 2026. HMA periode ini adalah sebagai berikut: harga nikel di US$17.593,33/ton, turun dari US$18.642,33/ton pada paruh kedua Juni 2026, atau penurunan sebesar US$1.049,00/ton (5,63%). Sementara itu, harga acuan untuk mineral lainnya adalah: kobalt di US$55.854,00/ton, bijih besi di US$1,51/ton, dan bijih kromit di US$6,37/ton.

Berdasarkan model perhitungan internal SMM, dengan simulasi untuk bijih pirometalurgi (20% Fe, 1% Cr, 0,05% Co) dan bijih hidrometalurgi (45% Fe, 2% Cr, 0,10% Co), harga patokan bijih nikel (HPM) untuk berbagai kadar telah berubah sebagai berikut:

Ni 1,2%: US$47,40/wmt (turun US$2,13)

Ni 1,3%: US$51,86/wmt (turun US$2,39)

Ni 1,4%: US$56,58/wmt (turun US$2,95)

Ni 1,5%: US$61,49/wmt (turun US$3,24)

Ni 1,6%: US$66,64/wmt (turun US$3,55)

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Indonesia telah resm - Shanghai Metals Market (SMM)