[SMM Iron Ore] Prospek Pasar Mingguan: Kebuntuan Bijih Besi (29 Juni - 3 Juli 2026)

Telah Terbit: Jun 30, 2026 17:07

Pasar bijih besi saat ini terjebak dalam kebuntuan dengan pasokan melimpah dan permintaan lemah. Meskipun tekanan fundamental mendorong harga lebih rendah, resistensi kuat dari produsen berbiaya tinggi menciptakan batas bawah, menunjukkan pasar akan bergerak dalam kisaran terbatas dan sideways untuk pekan depan. Berikut rincian faktor-faktor utamanya:

Pasokan: Pasar Global Tetap Longgar

  • Lonjakan Kedatangan: Pekan ini, kedatangan bijih besi di pelabuhan Tiongkok mencapai 29,33 juta ton, naik signifikan 6% baik secara mingguan maupun tahunan. Pengiriman global ke Tiongkok berdatangan secara stabil dan dalam volume besar.

  • Persediaan Membandel: Stok pelabuhan terus menjadi beban signifikan. Data SMM mencatat stok di 35 pelabuhan sekitar 148 juta ton, sementara sumber lain melaporkan hingga 170 juta ton. Meskipun volume tinggi, hampir tidak ada kemajuan dalam pengurangan stok.

Permintaan: Sektor Hilir Melemah, Pabrik Terjepit

  • Persaingan Eksternal: Permintaan baja hilir terus melunak. Pasar domestik Tiongkok menghadapi tekanan lebih lanjut dari impor billet baja murah dari Indonesia, yang merebut pangsa pasar.

  • Tekanan Laba: Pabrik baja terjepit. Di hulu, harga batu bara dan kokas tetap kuat dan bertahan, sementara permintaan hilir absen, terus mengikis keuntungan pembuatan baja.

  • Pemangkasan Produksi Diperkirakan: Sentimen pasar sangat pesimis terhadap permintaan jangka pendek. Kami mengantisipasi niat beli pabrik baja dan produksi besi cair akan turun bersamaan. Pedagang spot melaporkan kesulitan ekstrem dalam mengamankan transaksi yang menguntungkan.

Berita & Negosiasi: Perundingan Terhenti & Faktor-Faktor yang Saling Terkait

Sektor batu bara dan kokas terus menunjukkan sentimen naik dari berita terbaru, mendukung ekspektasi harga yang kuat. Sementara itu, hasil pertemuan tertutup baru-baru ini antara pabrik baja besar dan pedagang terpecah menjadi dua narasi pasar utama.

Batas Bawah Harga: Resistensi dari Produsen Berbiaya Tinggi

Yang krusial, harga bijih besi saat ini telah terkoreksi ke level yang sangat sensitif—secara efektif merupakan garis biaya bagi banyak tambang berbiaya tinggi dan titik dukungan psikologis penting bagi pedagang. Kedua kelompok kini secara aktif menolak penurunan harga lebih lanjut.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
[Killi Resources Australia Mengamankan Proyek Bijih Besi Lodestone 110 Juta Metrik Ton]
6 jam yang lalu
[Killi Resources Australia Mengamankan Proyek Bijih Besi Lodestone 110 Juta Metrik Ton]
Baca Selengkapnya
[Killi Resources Australia Mengamankan Proyek Bijih Besi Lodestone 110 Juta Metrik Ton]
[Killi Resources Australia Mengamankan Proyek Bijih Besi Lodestone 110 Juta Metrik Ton]
Killi Resources mengakuisisi 80% kepemilikan di Proyek Bijih Besi Lodestone di Australia Barat. Proyek ini saat ini memiliki sumber daya mineral terunjuk sebesar 110 juta metrik ton dan menunjukkan potensi untuk menghasilkan konsentrat magnetit kadar tinggi (sekitar 69% Fe), yang dapat berfungsi sebagai bahan baku rendah emisi untuk pembuatan baja EAF dan DRI.
6 jam yang lalu
[Nippon Steel Mengajukan Rencana Investasi EAF di Slovakia]
6 jam yang lalu
[Nippon Steel Mengajukan Rencana Investasi EAF di Slovakia]
Baca Selengkapnya
[Nippon Steel Mengajukan Rencana Investasi EAF di Slovakia]
[Nippon Steel Mengajukan Rencana Investasi EAF di Slovakia]
Nippon Steel telah mengajukan rencana membangun tungku busur listrik (EAF) di pabrik baja Košice miliknya di Slovakia. Konstruksi diharapkan dimulai pada 2027, dengan operasional dimulai tahun 2030. Kapasitas produksi baja tahunan pabrik secara keseluruhan akan tetap 4,5 juta metrik ton, tetapi fasilitas baru ini diproyeksikan dapat menekan emisi karbon monoksida sebesar 56%.
6 jam yang lalu
[JSW Steel Akan Investasi $500 Juta untuk Ekspansi dan Modernisasi Operasi di AS]
6 jam yang lalu
[JSW Steel Akan Investasi $500 Juta untuk Ekspansi dan Modernisasi Operasi di AS]
Baca Selengkapnya
[JSW Steel Akan Investasi $500 Juta untuk Ekspansi dan Modernisasi Operasi di AS]
[JSW Steel Akan Investasi $500 Juta untuk Ekspansi dan Modernisasi Operasi di AS]
JSW Steel asal India mengumumkan investasi senilai 500 juta dolar AS untuk memodernisasi fasilitasnya di AS yang berlokasi di Mingo Junction, Ohio, dan Baytown, Texas. Rencana tersebut mencakup belanja modal sebesar 165 juta dolar AS selama tiga tahun untuk sebuah degasser tangki vakum dan mesin pengecor slab canggih, yang memungkinkan produksi slab baja 12 inci dan menghilangkan ketergantungan pada impor dari Brasil. Selain itu, program modernisasi senilai 110 juta dolar AS di pabrik pelat dan pipa Baytown dijadwalkan mulai beroperasi pada 1 Oktober 2026. Peningkatan kapasitas ini akan memungkinkan JSW untuk memasok pelanggan di Amerika Utara dengan baja yang 100% dilebur dan diproduksi di AS, memperkuat jejak rantai pasokan regionalnya.
6 jam yang lalu