[SMM Besi & Baja] Jepang Meluncurkan Investigasi Anti-Dumping terhadap Impor CRC dan HRC dari Tiga Negara Asia
Kementerian Ekonomi, Perdagangan, dan Industri Jepang (METI) secara resmi telah memulai penyelidikan anti-dumping terhadap baja canai dingin (CRC) dan baja canai panas (HRC) yang diimpor dari Korea Selatan, Tiongkok, dan Taiwan. Penyelidikan ini, yang dipicu oleh petisi dari produsen domestik termasuk Nippon Steel dan JFE Steel, menyasar penetrasi pasar yang semakin meningkat dari impor tersebut. Menurut METI, volume impor CRC meningkat dari 830.818 metrik ton (mt) pada tahun fiskal 2021 menjadi 874.353 mt pada tahun fiskal 2023, sementara impor HRC melonjak dari 1,22 juta mt pada TF2021 menjadi 1,43 juta mt antara Oktober 2024 dan September 2025. Dijadwalkan selesai dalam satu tahun, langkah perlindungan perdagangan ini menyoroti tekanan besar terhadap produsen baja Jepang yang disebabkan oleh impor berharga lebih rendah di tengah permintaan domestik yang stagnan. Jika bea masuk diberlakukan, hal ini dapat secara signifikan membatasi arus perdagangan regional, memaksa pemasok asing mengalihkan tonase ke tempat lain sekaligus memperketat pasokan lokal untuk mendukung margin keuntungan dan daya penetapan harga pabrik baja Jepang.