Harga Rhodium Anjlok 10% dalam 10 Hari Seiring Pergeseran Pasar dari Ekspektasi Kekurangan ke Surplus

Telah Terbit: May 28, 2026 11:00
SMM 28 Mei: Harga rhodium turun tajam baru-baru ini, dari 2.490 yuan/gram menjadi 2.235 yuan/gram dalam 10 hari terakhir. Pelaku pasar mengindikasikan bahwa alasan utama penurunan rhodium belakangan ini adalah pergeseran ekspektasi pasar dari kekurangan pasokan menjadi sedikit surplus. Logika sebelumnya di mana pasokan ketat mendorong harga tinggi telah berubah akibat melambatnya permintaan jangka pendek dan meningkatnya pasokan. Laporan terbaru menunjukkan bahwa produksi kendaraan mesin pembakaran internal pada paruh pertama tahun ini mungkin menurun, sementara laporan industri dari beberapa lembaga memperkirakan total permintaan rhodium pada 2026 akan turun sekitar 6%. Akibatnya, perubahan fundamental penawaran dan permintaan, ditambah dengan laporan pasar tersebut, secara langsung memengaruhi ekspektasi pelaku pasar.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
The Fed Mengisyaratkan Kenaikan Suku Bunga Desember, Logam Mulia Tertekan Jangka Pendek di Tengah Perundingan AS-Iran
18 Jun 2026 14:43
The Fed Mengisyaratkan Kenaikan Suku Bunga Desember, Logam Mulia Tertekan Jangka Pendek di Tengah Perundingan AS-Iran
Baca Selengkapnya
The Fed Mengisyaratkan Kenaikan Suku Bunga Desember, Logam Mulia Tertekan Jangka Pendek di Tengah Perundingan AS-Iran
The Fed Mengisyaratkan Kenaikan Suku Bunga Desember, Logam Mulia Tertekan Jangka Pendek di Tengah Perundingan AS-Iran
Kemarin, Federal Reserve mempertahankan suku bunga dalam pertemuan keputusan moneternya. Namun, pelaku pasar menilai pernyataan dalam konferensi pers mengisyaratkan kemungkinan besar satu kali kenaikan suku bunga pada Desember untuk meredam inflasi. Merujuk pada pola historis logam mulia yang cenderung mengantisipasi ekspektasi kenaikan suku bunga, tekanan jangka pendek pada logam mulia diperkirakan terjadi. Pelaku pasar juga mencatat bahwa kesepakatan AS–Iran berpotensi ditandatangani dalam beberapa hari ke depan. Meski demikian, mengingat logam mulia telah menunjukkan momentum kenaikan yang meredup pada paruh pertama pekan ini, dampak pasar dari perkembangan geopolitik kini mungkin semakin terbatas.
18 Jun 2026 14:43
[SMM Precious Metal Express] Bursa Singapura Akan Meluncurkan Kliring Emas OTC, Mendorong Infrastruktur Pasar Global
16 Jun 2026 10:53
[SMM Precious Metal Express] Bursa Singapura Akan Meluncurkan Kliring Emas OTC, Mendorong Infrastruktur Pasar Global
Baca Selengkapnya
[SMM Precious Metal Express] Bursa Singapura Akan Meluncurkan Kliring Emas OTC, Mendorong Infrastruktur Pasar Global
[SMM Precious Metal Express] Bursa Singapura Akan Meluncurkan Kliring Emas OTC, Mendorong Infrastruktur Pasar Global
[SMM Precious Metal Express] Singapore Exchange mengumumkan akan membangun sistem kliring emas OTC dan berencana meluncurkan layanan penitipan brankas bank sentral pada bulan Oktober, mempercepat pembangunan infrastruktur pasar emas global. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat posisi Singapura sebagai pusat perdagangan emas internasional, menyediakan infrastruktur kliring dan penitipan yang lebih komprehensif bagi pasar logam mulia.
16 Jun 2026 10:53
Kesepakatan AS-Iran Membuka Kembali Selat, Harga Minyak Turun, Logam Mulia Naik di Tengah Fokus Kebijakan The Fed
16 Jun 2026 10:43
Kesepakatan AS-Iran Membuka Kembali Selat, Harga Minyak Turun, Logam Mulia Naik di Tengah Fokus Kebijakan The Fed
Baca Selengkapnya
Kesepakatan AS-Iran Membuka Kembali Selat, Harga Minyak Turun, Logam Mulia Naik di Tengah Fokus Kebijakan The Fed
Kesepakatan AS-Iran Membuka Kembali Selat, Harga Minyak Turun, Logam Mulia Naik di Tengah Fokus Kebijakan The Fed
[Ekspres Logam Mulia SMM] Kesepakatan AS-Iran telah difinalisasi, dengan Selat Hormuz akan dibuka kembali pada hari Jumat, menyebabkan harga minyak turun tajam. Namun, logam mulia justru naik bukannya turun, karena fokus pasar beralih dari risiko geopolitik ke ekspektasi kebijakan Federal Reserve. Indeks dolar AS naik tipis ke 99,67, sementara imbal hasil obligasi Treasury AS tetap tinggi. Logam mulia naik untuk hari ketiga berturut-turut, menunjukkan aliran modal safe-haven yang terus berlanjut.
16 Jun 2026 10:43