Kekurangan Bijih Nikel Indonesia Memaksa Pemotongan Produksi dan Pemeliharaan di Kawasan Industri IWIP

Telah Terbit: May 19, 2026 14:33
[SMM Nickel Flash] Menurut SMM, kuota penambangan bijih nikel Indonesia diperketat secara signifikan pada 2026, memperparah kekurangan pasokan bijih nikel. Akibatnya, beberapa lini produksi NPI kadar tinggi di Indonesia telah memasuki masa pemeliharaan dan pemangkasan produksi sejak Maret-April karena kekurangan pasokan bijih dan biaya tinggi. Ditambah dengan beroperasinya kapasitas aluminium baru di dalam kawasan industri dan realokasi sumber daya listrik, diperkirakan dalam beberapa bulan mendatang, 10-15% kapasitas NPI kadar tinggi yang ada di kawasan industri IWIP akan tetap dalam pemeliharaan bergilir, dengan prospek pemulihan pasokan jangka pendek yang kecil.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn