Karena ketergantungan besar produsen Jepang terhadap pasokan logam aluminium dari Timur Tengah, beberapa perusahaan Jepang terpaksa memangkas produksi dan segera mencari sumber pasokan alternatif setelah konflik tersebut mengganggu jalur pelayaran utama.
Yang paling terdampak secara nyata adalah produsen otomotif dan produsen suku cadang, seperti Toyota Motor dan Denso Corp. Data industri menunjukkan bahwa sekitar 70% impor aluminium oleh produsen otomotif domestik Jepang berasal dari Timur Tengah.
Sejak pecahnya konflik putaran ini, harga aluminium telah naik sekitar 13% secara kumulatif. Salah satu perusahaan yang sudah merasakan dampaknya adalah Kato Light Metal Industries. Perusahaan yang berkantor pusat di Prefektur Aichi ini memproduksi berbagai macam produk aluminium, terutama untuk sektor otomotif.
![[Analisis SMM] Sentimen Pengadaan Pasar yang Hati-hati, Biaya Pemrosesan Batang Aluminium Terus Bersaing di Level Rendah](https://imgqn.smm.cn/usercenter/EVjRH20251217171653.jpg)

