[Analisis SMM] Impor dan Ekspor Nikel Matte Januari & Februari

Telah Terbit: Mar 30, 2026 11:55
Menurut data terbaru dari situs web Bea Cukai Tiongkok, total impor matte nikel Tiongkok pada Januari 2026 mencapai 58.937 mt dalam kandungan fisik, naik 46% dibanding bulan sebelumnya dan naik 13% dibanding tahun sebelumnya. Menurut data terbaru dari situs web Bea Cukai Tiongkok, total impor matte nikel Tiongkok pada Februari 2026 mencapai 65.355 mt dalam kandungan fisik, naik 11% dibanding bulan sebelumnya dan naik 37% dibanding tahun sebelumnya.

Menurut data terbaru dari situs Bea Cukai Tiongkok, total impor nickel matte Tiongkok pada Januari 2026 mencapai 58.937 mt dalam kandungan fisik, naik 46% dibanding bulan sebelumnya dan 13% dibanding tahun sebelumnya. Kenaikan impor bulan ini terutama berasal dari Indonesia, Thailand, dan negara lainnya.

Menurut data terbaru dari situs Bea Cukai Tiongkok, total impor nickel matte Tiongkok pada Februari 2026 mencapai 65.355 mt dalam kandungan fisik, naik 11% dibanding bulan sebelumnya dan 37% dibanding tahun sebelumnya. Kenaikan impor bulan ini terutama berasal dari Indonesia dan negara lainnya.

[Untuk informasi lebih lanjut, silakan berlangganan produk Grup Riset Nikel SMM, Laporan Berkala Rantai Industri Nikel-Krom-Baja Tahan Karat Tiongkok, dan Laporan Premium Rantai Industri Nikel-Krom-Baja Tahan Karat Tiongkok, untuk mengaksesanalisis data terbaru dan wawasan pasar mengenai bijih nikel, NPI (Tiongkok + Indonesia), nikel murni, nikel sulfat, bijih krom,ferrokrom, dan baja tahan karat (Tiongkok + Indonesia)! Untuk berlangganandan akses uji coba, silakan hubungi 021-51666863. Kontak: Fu Jian]


 

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
【Analisis SMM】Tinjauan Mingguan Pasar Nikel Indonesia - 30 Apr
18 jam yang lalu
【Analisis SMM】Tinjauan Mingguan Pasar Nikel Indonesia - 30 Apr
Read More
【Analisis SMM】Tinjauan Mingguan Pasar Nikel Indonesia - 30 Apr
【Analisis SMM】Tinjauan Mingguan Pasar Nikel Indonesia - 30 Apr
18 jam yang lalu
[SMM Kilasan Pasar Nikel] Bank Dunia Sebut Kapasitas Nikel Baru Indonesia Mungkin Terhambat oleh Pasokan Bijih yang Ketat
19 jam yang lalu
[SMM Kilasan Pasar Nikel] Bank Dunia Sebut Kapasitas Nikel Baru Indonesia Mungkin Terhambat oleh Pasokan Bijih yang Ketat
Read More
[SMM Kilasan Pasar Nikel] Bank Dunia Sebut Kapasitas Nikel Baru Indonesia Mungkin Terhambat oleh Pasokan Bijih yang Ketat
[SMM Kilasan Pasar Nikel] Bank Dunia Sebut Kapasitas Nikel Baru Indonesia Mungkin Terhambat oleh Pasokan Bijih yang Ketat
Menurut Commodity Markets Outlook Bank Dunia edisi April 2026, produksi nikel olahan global diperkirakan meningkat moderat pada 2026 dan 2027 seiring beroperasinya kapasitas pemrosesan baru di Indonesia. Namun, laporan tersebut memperingatkan bahwa ketersediaan bijih hulu yang semakin ketat kemungkinan akan membatasi utilisasi kapasitas. Ini menunjukkan pertumbuhan pasokan nikel Indonesia ke depan mungkin semakin bergantung pada ketersediaan bijih, bukan semata-mata kapasitas pemrosesan nominal.
19 jam yang lalu
[SMM Kilasan Pasar Nikel] Bank Dunia Prediksi Harga Nikel Naik 12% pada 2026 akibat Pasokan Ketat
19 jam yang lalu
[SMM Kilasan Pasar Nikel] Bank Dunia Prediksi Harga Nikel Naik 12% pada 2026 akibat Pasokan Ketat
Read More
[SMM Kilasan Pasar Nikel] Bank Dunia Prediksi Harga Nikel Naik 12% pada 2026 akibat Pasokan Ketat
[SMM Kilasan Pasar Nikel] Bank Dunia Prediksi Harga Nikel Naik 12% pada 2026 akibat Pasokan Ketat
Menurut laporan Commodity Markets Outlook Bank Dunia edisi April 2026, harga nikel diproyeksikan naik 12% secara tahunan pada 2026 dan 3% lagi pada 2027, karena pertumbuhan konsumsi global diperkirakan melampaui ekspansi pasokan. Laporan tersebut menyebutkan bahwa meskipun kapasitas pemrosesan nikel baru akan terus beroperasi di Indonesia, ketersediaan bijih hulu yang lebih ketat kemungkinan akan membatasi tingkat utilisasi dan menjaga pasar tetap ketat. Laporan ini juga mencatat bahwa gangguan lebih lanjut terhadap ekspor sulfur dari produsen Timur Tengah dapat menjadi risiko kenaikan tambahan bagi harga nikel.
19 jam yang lalu
Daftar untuk Lanjut Membaca
Dapatkan akses ke wawasan terkini tentang logam dan energi baru
Sudah memiliki akun?masuk di sini