Pada 6 Maret 2026, kuotasi ritel ferokrom tetap tidak berubah. Selama sepekan, kuotasi ferokrom karbon tinggi di Mongolia Dalam naik 100 yuan menjadi 8.600 yuan/mt (kadar logam 50%); kuotasi di Sichuan sebesar 8.700 yuan/mt (kadar logam 50%), dan kuotasi di Tiongkok timur sebesar 8.800 yuan/mt (kadar logam 50%). Untuk ferokrom impor, kuotasi ferokrom tinggi asal Kazakhstan dinaikkan 150 yuan menjadi 9.700 yuan/mt (kadar logam 50%).
Pekan ini, pasar ferokrom terutama bergerak stabil, dengan kenaikan biaya menjadi faktor inti yang menopang kuotasi tetap kuat. Dari sisi bahan baku, harga spot dan berjangka bijih krom terus naik, yang secara langsung mendorong biaya peleburan ferokrom. Selain itu, penyesuaian kebijakan listrik di Tiongkok selatan menyebabkan tarif listrik lebih tinggi, memperlebar perbedaan biaya listrik antarwilayah, dan sebagian produsen mengurangi produksi atau menghentikan operasi. Sementara itu, sebagian produsen memiliki ketersediaan kargo spot yang terbatas untuk dijual setelah memenuhi pesanan pengiriman, dan sentimen untuk mempertahankan harga tetap kuat. Dari sisi permintaan, ekspektasi optimistis terhadap musim puncak konsumsi “Maret Emas, April Perak”, ditambah dorongan dari berita bijih nikel Indonesia, mendukung pemulihan bertahap pada baja tahan karat hilir, dengan rencana produksi yang kembali melonjak tajam. Pabrik baja masuk pasar untuk membeli guna mengisi kembali persediaan bahan baku. Secara keseluruhan, pasokan dan permintaan mempertahankan keseimbangan yang ketat, dan sebagian besar pelaku pasar tetap berekspektasi bullish. Di pasar luar negeri, pasokan ferokrom masih menghadapi ketidakpastian; perhatian berkelanjutan perlu diberikan pada perkembangan lanjutan kebijakan tarif listrik khusus Afrika Selatan serta potensi dampak pemulihan bertahap ferokrom Afrika Selatan terhadap impor ferokrom domestik.
Dari sisi bahan baku, pada 6 Maret 2026, kuotasi fines konsentrat krom stabil, sementara kuotasi utama bijih bongkah kembali dinaikkan. Pelabuhan Tianjin: fines Afrika Selatan 40–42% tetap di 59,5 yuan/mtu; fines konsentrat krom Zimbabwe 48–50% tetap di 62 yuan/mtu; kuotasi bijih bongkah krom Turki 40–42% dinaikkan menjadi 68,5 yuan/mtu. Pada level berjangka CIF, fines Afrika Selatan 40–42% dikutip pada $307/mt; fines konsentrat krom Zimbabwe 48–50% dikutip pada $355/mt; bijih bongkah Turki 40–42% dikutip pada $312/mt.
Pekan ini, pasar bijih krom menunjukkan kinerja kuat, dengan penawaran terus naik. Di pasar spot, penawaran yang lebih tinggi di pasar luar negeri meningkatkan kepercayaan pasar; ditambah biaya pembelian bijih krom dan penerimaan di pelabuhan yang saat ini tinggi, pedagang domestik umumnya menguji penawaran yang lebih tinggi. Sementara itu, produksi pabrik ferokrom hilir tetap stabil pada level tinggi. Meski penerimaan terhadap kargo berharga tinggi terbatas, persediaan yang ada terus terkonsumsi, dan sebagian produsen mulai melakukan permintaan informasi serta pembelian untuk mengisi ulang stok, sehingga permintaan meningkat secara bertahap. Namun, pengiriman bijih krom sedikit menurun, stok pelabuhan turun tipis, dan pasokan bijih krom arus utama jelas ketat. Sentimen pedagang untuk mempertahankan harga tetap kuat, dengan penawaran spot umumnya naik 1–2 yuan/mtu; beberapa kargo yang ketat seperti bijih bongkah arus utama bahkan naik 4 yuan/mtu, dan ekspektasi bullish terus menguat. Di pasar berjangka luar negeri, peleburan ferokrom lokal di Afrika Selatan pulih; Zimbabwe memperketat proses peninjauan ekspor bijih halus di bawah larangan; dan konflik geopolitik di Timur Tengah mendorong kenaikan tarif angkutan laut, sehingga meningkatkan biaya pengiriman bijih krom Turki. Ekspor bijih krom sedikit menurun, dan kuotasi berjangka dinaikkan signifikan. Diperkirakan dalam jangka pendek, pasar bijih krom terutama akan mempertahankan tren naik yang berfluktuasi.



