Eramet Umumkan Kuota 2026 yang Dikurangi untuk Patungan Nikel Weda Bay, Berencana Ajukan Kenaikan

Telah Terbit: Feb 12, 2026 17:03
【SMM Flash News】Raksasa pertambangan Prancis Eramet mengatakan pada Rabu bahwa kuota produksi awal yang disetujui untuk usaha patungannya PT Weda Bay Nickel dengan Grup Tsingshan China dan Antam Indonesia pada 2026 adalah 12 juta wmt, penurunan signifikan dari 32 juta wmt pada 2025. Perusahaan menambahkan bahwa usaha patungan tersebut akan mengajukan permohonan untuk menaikkan kuota. Indonesia saat ini merupakan produsen nikel terbesar di dunia.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
【SMM Flash News】Raksasa pertambangan Prancis Eramet mengatakan pada Ra - Shanghai Metals Market (SMM)