Toshiba ESS, bekerja sama dengan NEDO Jepang dan Saudi Electricity Co. (SEC), telah meluncurkan proyek percontohan di dekat Riyadh untuk menguji sistem energi terbarukan hibrida. Berlangsung hingga Mei 2028, inisiatif ini bertujuan menstabilkan pasokan listrik di daerah terpencil di mana fluktuasi output energi terbarukan sering menyebabkan pemadaman dan penurunan tegangan.
Detail Utama Proyek:
Integrasi Sistem: Rangkaian ini menggabungkan ladang angin yang sudah ada dengan pembangkit listrik tenaga surya baru, Sistem Manajemen Energi (EMS), dan penyimpanan baterai.
Strategi Baterai Ganda: Sistem ini menggunakan dua jenis baterai khusus untuk memastikan keandalan:
- Berorientasi daya: Untuk meratakan fluktuasi pasokan seketika.
- Berorientasi energi: Untuk menyediakan kapasitas tinggi guna menggeser beban puncak.
Tujuan: Proyek ini berupaya membuktikan kelayakan ekonomi dari pengoptimalan output baterai sambil memantau dan mengurangi emisi gas rumah kaca.
![Harga wafer dan sel surya terus menurun, sementara pengurangan produksi kaca mendukung kenaikan harga [Tinjauan Mingguan SMM]](https://imgqn.smm.cn/usercenter/JPzPS20251217171723.jpeg)
![[Harga Modul PV Terdistribusi Terus Berbeda]](https://imgqn.smm.cn/usercenter/CaHKo20251217171738.jpg)
![[Produsen lapisan atas masih menegosiasikan harga kaca PV]](https://imgqn.smm.cn/usercenter/AuVub20251217171738.jpg)
