Pada tanggal 25 Oktober 2025, Jiangsu Guofu Hydrogen Energy Technology Equipment Co., Ltd. dan PT. Batam Teknogi Gas (PT. BTG) secara resmi menandatangani perjanjian kerja sama strategis hidrogen di Singapura. Kedua pihak akan fokus pada sektor hidrogen di Malaysia, Singapura, dan Indonesia, memanfaatkan sinergi industri untuk mendorong pembangunan ekonomi rendah karbon regional serta mendukung implementasi tujuan "dual carbon".
Masing-masing pihak memiliki keunggulan yang berbeda: PT. BTG didirikan oleh Hendri, seorang pengusaha dengan pengalaman mendalam di bidang gas industri dan manufaktur. Perusahaan ini merupakan penyedia solusi gas industri dan medis terkemuka di Pulau Batam, memegang beberapa sertifikasi ISO internasional. Dengan pengalaman bertahun-tahun dalam konsumsi dan transportasi gas di Indonesia, perusahaan telah mengakumulasi sumber daya industri yang matang di Indonesia dan Malaysia, serta memiliki kemampuan konsumsi hidrogen di Singapura, sehingga mampu mendukung layanan hidrogen cair Guofu Hydrogen untuk kebutuhan lokal. Sebagai penyedia solusi komprehensif untuk peralatan hidrogen China di seluruh rantai industri, Guofu Hydrogen memiliki kemampuan inti yang mencakup "produksi, penyimpanan, transportasi, pengisian bahan bakar, dan aplikasi." Perusahaan sebelumnya telah membangun kehadiran di Singapura dan Malaysia, seperti mendirikan stasiun pengisian hidrogen hijau patungan di Singapura dan menandatangani proyek hidrogen cair di Malaysia, yang menjadi landasan bagi kerja sama hidrogen regional.
Kerja sama ini selaras dengan permintaan pasar di Singapura. Inisiatif "Smart Nation 2025" secara eksplisit bertujuan menjadikan negara tersebut sebagai pusat komputasi Asia-Pasifik pada tahun 2030. Di sektor pusat data, program percontohan DC-CFA telah menetapkan mekanisme masuk yang ketat yang mengharuskan perusahaan menyerahkan rencana pasokan energi baru, menjadikan model "hidrogen hijau + listrik hijau" sebagai fokus pasar. Pendekatan pasar Guofu Hydrogen, dengan memanfaatkan sumber daya PT. BTG, dapat merespons kebutuhan ini secara tepat. Sesuai perjanjian, kerja sama berpusat pada konsumsi hidrogen cair dan distribusi lintas regional, dengan PT. BTG memikul tanggung jawab utama untuk mendistribusikan hidrogen cair dari pabrik. Kedua pihak akan bersama-sama berinvestasi membangun pabrik hidrogen di Indonesia, dan PT. BTG akan memprokur peralatan inti dari Guofu Hydrogen untuk memberikan dukungan perangkat keras bagi jaringan konsumsi.
Penandatanganan ini merupakan langkah penting bagi Guofu Hydrogen dalam memperluas kehadirannya di pasar energi hidrogen Asia Tenggara. Ke depannya, kedua belah pihak akan memperdalam kolaborasi untuk membantu membangun sistem energi rendah karbon di Asia Tenggara dan bersama-sama mempromosikan pengembangan berkualitas tinggi industri energi hidrogen lintas wilayah.



