[Pada tahun 2024, Guangqing Technology Mencapai Pendapatan Melebihi 40 Miliar Yuan, Secara Aktif Mendorong Pembangunan Klaster Industri Paduan Nikel Senilai 100 Miliar Yuan]
Pada tahun 2024, Guangqing Technology, anak perusahaan dari Guangxin Group, mencapai pendapatan melebihi 40 miliar yuan, menjadikannya salah satu produsen baja tahan karat dan paduan nikel kelas atas terbesar di Tiongkok. Indonesia Guangqing mencapai pendapatan melebihi 47 miliar yuan, dengan penyelesaian pembangunan jalur produksi 600 ribu ton feronikel per tahun, 1 juta ton pembuatan baja, dan 3 juta ton penggilingan panas. Proyek penggilingan panas tahunan 4 juta ton Indonesia Guangqing De resmi beroperasi, dengan proyek tersebut memakan waktu 17 bulan dari perencanaan hingga penyelesaian, mencatatkan rekor periode konstruksi tercepat untuk proyek serupa di Indonesia. Proyek produk antara hidrometalurgi nikel-kobalt di Indonesia memulai konstruksi, berhasil memperluas ke hulu rantai industri nikel dan memasuki sektor bahan baku baterai energi baru.



