Berita SMM 20 Januari: Jumat malam lalu, tembaga LME dibuka pada $9.263/mt, sempat mencapai level tertinggi $9.274/mt di awal sesi. Kemudian bergerak turun, menyentuh level terendah $9.124/mt selama sesi, sebelum sedikit rebound dan ditutup pada $9.181,5/mt, turun 0,69%. Volume perdagangan mencapai 23.000 lot, dan open interest tercatat 287.000 lot. Jumat malam lalu, kontrak tembaga SHFE 2503 yang paling aktif diperdagangkan dibuka pada 76.340 yuan/mt, sempat mencapai level tertinggi 76.380 yuan/mt di awal sesi. Kemudian bergerak turun, menyentuh level terendah 75.540 yuan/mt selama sesi, sebelum sedikit rebound dan ditutup pada 75.800 yuan/mt, turun 0,76%. Volume perdagangan mencapai 42.000 lot, dan open interest tercatat 165.000 lot.
Dari sisi makro, didukung oleh ketahanan ekonomi dan lapangan kerja AS, ekspektasi pemotongan suku bunga Fed AS terhenti pada Januari. Prospek kebijakan moneter Fed AS secara bertahap bergeser ke arah sikap hawkish, dan sebelum ada validasi data lebih lanjut, pasar kemungkinan akan condong ke sentimen hawkish yang dominan, yang berdampak negatif pada harga tembaga.
Secara fundamental, dari sisi pasokan, likuiditas pasar membaik dibandingkan sebelumnya, tetapi sentimen pasokan ketat tetap ada. Dari sisi konsumsi, menjelang akhir tahun, transaksi pasar spot moderat. Selain itu, dengan harga tembaga yang terus naik selama sesi Jumat lalu, konsumsi hilir tetap lemah, dan premi spot diperkirakan akan turun lebih lanjut hari ini.
Dari sisi harga, dengan presiden baru yang mulai menjabat, terdapat ketidakpastian terkait waktu penyesuaian kebijakan moneter domestik. Harga tembaga diperkirakan akan menghadapi beberapa hambatan hari ini. 


![Harga Tembaga Berhenti Turun dan Stabil; Perusahaan Pemanfaat Skrap Membeli Secara Aktif [Ulasan Harian Tembaga Sekunder SMM]](https://imgqn.smm.cn/usercenter/DpfYZ20251217171714.jpeg)
