China HRC inventories started to fall amid lower output and higher demand

Telah Terbit: Mar 12, 2021 10:19
China HRC stocks across social warehouses and steel makers started to fall this week amid lower output and improving end-user demand, ending a nine-week winning streak.

SHANGHAI, Mar 12 (SMM)—China HRC stocks across social warehouses and steel makers started to fall this week amid lower output and improving end-user demand, ending a nine-week winning streak.

SMM data showed that HRC stocks shrank 145,300 mt or 3.23% from the previous week and 17.6% from a year earlier to 4.36 million mt in the week ended March 11.

Inventories across social warehouses declined 105,700 mt or 3.26% week on week to 3.13 million mt. This was 6.63% lower than the same period last year. Demand for HRC rose sharply as end users have gradually returned to normal production. In addition, stricter transport restrictions in north China slowed shipments of in-plant inventories to social warehouses.

Stocks at Chinese steel makers came in at 1.22 million mt, down 39,600 mt or 3.14% week on week and 36.69% year on year. HRC output continued to fall this week amid stringent environmental restrictions, which led to the decline in in-plant inventories.

HRC inventories have started to fall this week, and the stock pressure is expected to ease significantly in the near term. Environmental restrictions will further strengthen against a backdrop of the carbon neutrality policy, and HRC output will decline, easing the supply pressure.  Meanwhile, demand for HRC is expected to improve as end users receive strong orders as global economies gradually recover. Improving fundamentals and shrinking inventories are likely to support spot HRC prices.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
Proyek Ekspansi JCC Hongyuan Copper Senilai 200 Juta Dolar AS Bertujuan Meningkatkan Kapasitas Menjadi 550.000 Ton pada 2027
7 Sep 2026 15:43
Proyek Ekspansi JCC Hongyuan Copper Senilai 200 Juta Dolar AS Bertujuan Meningkatkan Kapasitas Menjadi 550.000 Ton pada 2027
Baca Selengkapnya
Proyek Ekspansi JCC Hongyuan Copper Senilai 200 Juta Dolar AS Bertujuan Meningkatkan Kapasitas Menjadi 550.000 Ton pada 2027
Proyek Ekspansi JCC Hongyuan Copper Senilai 200 Juta Dolar AS Bertujuan Meningkatkan Kapasitas Menjadi 550.000 Ton pada 2027
Proyek perluasan katoda tembaga 300.000 ton/tahun milik JCC Hongyuan Copper, anak perusahaan Jiangxi Copper Corporation, memasuki tahap pengumuman publik pra-persetujuan penilaian dampak lingkungan pada 4 September, dengan total investasi sekitar 1,416 miliar yuan. Proyek ini direncanakan mulai dibangun pada September 2026 dan selesai pada Desember 2027. Setelah selesai, total kapasitas JCC Hongyuan akan melonjak dari 250.000 ton menjadi 550.000 ton.
7 Sep 2026 15:43
Yen Jepang Menguat USD/JPY Turun di Bawah 159 di Tengah Spekulasi Intervensi
3 Sep 2026 19:00
Yen Jepang Menguat USD/JPY Turun di Bawah 159 di Tengah Spekulasi Intervensi
Baca Selengkapnya
Yen Jepang Menguat USD/JPY Turun di Bawah 159 di Tengah Spekulasi Intervensi
Yen Jepang Menguat USD/JPY Turun di Bawah 159 di Tengah Spekulasi Intervensi
[SMM Kilat Logam Mulia] Yen Jepang melonjak tajam selama perdagangan Rabu, dengan USD/JPY turun di bawah 159 dan ditutup melemah 0,92% di 158,69, memicu spekulasi intervensi mata uang Jepang. Indeks dolar juga turun tajam, dengan lingkungan dolar yang lebih lemah memberikan dukungan bagi logam mulia.
3 Sep 2026 19:00
Wuhu Menyetujui Analisis Dampak Lingkungan untuk Proyek Baterai Timbal-Karbon 500.000 kVAh milik Anhui Motu
26 Aug 2026 17:02
Wuhu Menyetujui Analisis Dampak Lingkungan untuk Proyek Baterai Timbal-Karbon 500.000 kVAh milik Anhui Motu
Baca Selengkapnya
Wuhu Menyetujui Analisis Dampak Lingkungan untuk Proyek Baterai Timbal-Karbon 500.000 kVAh milik Anhui Motu
Wuhu Menyetujui Analisis Dampak Lingkungan untuk Proyek Baterai Timbal-Karbon 500.000 kVAh milik Anhui Motu
[Dinamika Perusahaan Baterai Timbal-Asam] Baru-baru ini, Biro Ekologi dan Lingkungan Kota Wuhu menerbitkan opini persetujuan, dan analisis dampak lingkungan untuk proyek perakitan baterai timbal-karbon dengan kapasitas produksi tahunan 500.000 kVAh dari Anhui Motu Technology Group Co., Ltd. secara resmi disetujui. Perusahaan akan menerapkan berbagai langkah perlindungan lingkungan sesuai dengan persyaratan persetujuan analisis dampak lingkungan, melanjutkan pekerjaan pendahuluan selanjutnya, dan memulai konstruksi proyek setelah semua kondisi siap.
26 Aug 2026 17:02
China HRC inventories started to fall amid lower output and higher demand - Shanghai Metals Market (SMM)