【SMM Berita Kilat Nikel】Penurunan Kadar Bijih Memperketat Pasokan Nikel Indonesia, Sementara Kelebihan Stok Menahan Harga
Industri nikel Indonesia menghadapi penipisan sumber daya laterit kadar tinggi yang terus menurunkan kualitas bijih rata-rata. Diperkirakan kadar bijih nikel rata-rata di negara ini akan menurun lagi sebesar 4–5% pada tahun 2026. Sebagai contoh, meskipun transaksi mungkin dihargai sebagai bijih Ni 1,50%, kadar bijih yang sebenarnya dikirim mungkin rata-rata hanya sekitar 1,43–1,44% Ni. Meskipun penurunan ini tampak kecil, kadar bijih yang lebih rendah mengharuskan penambang memproses material yang jauh lebih banyak untuk menghasilkan jumlah nikel terkandung yang sama, meningkatkan nisbah kupas, meningkatkan biaya penambangan, dan memperketat pasokan bijih kadar premium untuk pabrik peleburan RKEF dan HPAL.