Huludao Zinc Sees 48.07% Rise in Profit in 2016, with Zinc Business Improving

Telah Terbit: Apr 20, 2017 15:15
According to Huludao Zinc Industry Co.’s earnings report in 2016, its profit was 134 million yuan, up 48.07% year-on-year.

SHANGHAI, Apr. 20 (SMM) - According to Huludao Zinc Industry Co.’s earnings report in 2016, its profit was 134 million yuan, up 48.07% year-on-year.

The company produced 303,000 tonnes of nonferrous metals last year.

Profit from zinc ingot rose 25.87% year-on-year to 321 million yuan, and that from hot galvanizing was 252 million yuan, a rise of 2.78% on a yearly basis.

Zijin Mining Profit Jumps 15-fold in First Quarter

Shuikoushan Nonferrous Metals Reports Best Metal Yields in 10 Years

For news cooperation, please contact us by email: sallyzhang@smm.cn or service.en@smm.cn. 

 

 

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
Biaya Pemrosesan Kalsin Seng Terus Turun pada September karena Pabrik Peleburan Menghadapi Pasokan Bijih yang Ketat [Analisis SMM]
15 menit yang lalu
Biaya Pemrosesan Kalsin Seng Terus Turun pada September karena Pabrik Peleburan Menghadapi Pasokan Bijih yang Ketat [Analisis SMM]
Baca Selengkapnya
Biaya Pemrosesan Kalsin Seng Terus Turun pada September karena Pabrik Peleburan Menghadapi Pasokan Bijih yang Ketat [Analisis SMM]
Biaya Pemrosesan Kalsin Seng Terus Turun pada September karena Pabrik Peleburan Menghadapi Pasokan Bijih yang Ketat [Analisis SMM]
Biaya pemrosesan kalsin seng terus menurun pada bulan September, karena smelter meningkatkan permintaan kalsin seng di tengah pasokan bijih seng yang ketat. Sementara itu, ketersediaan bahan baku yang semakin ketat, ditambah dengan kenaikan harga batu bara kokas dan kokas, semakin mendorong naik biaya produksi bagi produsen kalsin seng, sehingga memberikan tekanan berkelanjutan pada biaya pemrosesan.
15 menit yang lalu
Hambatan Makro Sebagian Besar Teratasi, LME Zinc Bangkit dari Titik Terendah [Risalah Rapat Pagi SMM Zinc]
2 jam yang lalu
Hambatan Makro Sebagian Besar Teratasi, LME Zinc Bangkit dari Titik Terendah [Risalah Rapat Pagi SMM Zinc]
Baca Selengkapnya
Hambatan Makro Sebagian Besar Teratasi, LME Zinc Bangkit dari Titik Terendah [Risalah Rapat Pagi SMM Zinc]
Hambatan Makro Sebagian Besar Teratasi, LME Zinc Bangkit dari Titik Terendah [Risalah Rapat Pagi SMM Zinc]
[SMM Ringkasan Rapat Pagi Seng: Hambatan Makro Sebagian Besar Teredam, LME Zinc Rebound dari Level Terendah]: Semalam, LME zinc dibuka pada $3.799/mt. Setelah pembukaan, LME zinc naik stabil, sempat turun ke $3.777/mt di awal sesi dan menyentuh level tertinggi $3.903,5/mt menjelang penutupan, akhirnya ditutup menguat di $3.881,5/mt, naik $71/mt, atau 1,86%. Volume perdagangan meningkat menjadi 14.030 lot, sementara open interest turun 5.079 lot menjadi 262.000 lot...
2 jam yang lalu
Stok ingot seng China berkurang, pusat SHFE seng bergerak naik [Komentar Pagi SMM Seng]
2 jam yang lalu
Stok ingot seng China berkurang, pusat SHFE seng bergerak naik [Komentar Pagi SMM Seng]
Baca Selengkapnya
Stok ingot seng China berkurang, pusat SHFE seng bergerak naik [Komentar Pagi SMM Seng]
Stok ingot seng China berkurang, pusat SHFE seng bergerak naik [Komentar Pagi SMM Seng]
[SMM Komentar Pagi Seng: Persediaan Ingot Seng China Menurun, Pusat SHFE Seng Naik] Semalam, kontrak SHFE seng 2611 yang paling banyak diperdagangkan dibuka pada 26.500 yuan/mt. Setelah pembukaan, SHFE seng terus berkonsolidasi di level tinggi, mencapai tertinggi 26.680 yuan/mt pada perdagangan awal dan terendah 26.480 yuan/mt selama sesi, sebelum ditutup naik pada 26.590 yuan/mt, naik 310 yuan/mt, atau 1,18%. Volume perdagangan meningkat menjadi 74.263 lot.
2 jam yang lalu