[ICOMEX Indonesia dibuka pada 4 Januari 2027, dengan timah termasuk dalam komoditas yang diperdagangkan gelombang pertama]

Telah Terbit: Sep 18, 2026 17:29

Kepala regulator Bursa Komoditas Indonesia Sardjito mengatakan dalam rapat dengar pendapat dengan parlemen pada hari Selasa bahwa bursa komoditas ICOMEX yang baru dibentuk di negara itu berencana memulai perdagangan pada 4 Januari 2027, dengan timah termasuk di antara komoditas pertama yang diperdagangkan. Slide yang ia paparkan menunjukkan bahwa perusahaan tambang milik negara Indonesia diperkirakan akan menjadi salah satu peserta pertama.

Bursa komoditas ICOMEX merupakan salah satu inisiatif Presiden Prabowo untuk memperkuat kendali negara atas sumber daya alam dan pendapatannya. Prabowo sebelumnya menegaskan bahwa Indonesia tidak boleh menjual sumber dayanya dengan harga murah. Ketua OJK Friderica mengatakan bursa ini akan membantu memerangi pelaporan harga yang lebih rendah dan transfer pricing dalam ekspor.

OJK diperkirakan akan menerbitkan regulasi untuk bursa tersebut pada 17 September, dengan bursa didirikan pada hari yang sama dan izinnya diterbitkan pada 1 Januari. Sardjito mengatakan perdagangan komoditas mineral dan strategis diperkirakan akan resmi dimulai melalui entitas ICOMEX pada 4 Januari 2027.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
[Analisis SMM] Data Rinci Produksi Asam Sulfat Tiongkok pada Agustus
1 jam yang lalu
[Analisis SMM] Data Rinci Produksi Asam Sulfat Tiongkok pada Agustus
Baca Selengkapnya
[Analisis SMM] Data Rinci Produksi Asam Sulfat Tiongkok pada Agustus
[Analisis SMM] Data Rinci Produksi Asam Sulfat Tiongkok pada Agustus
Data NBS menunjukkan produksi asam sulfat (setara 100%) Tiongkok pada Agustus sebesar 7,984 juta ton, turun 308.000 ton dari 7,676 juta ton pada Juli, turun 15,5% YoY. Produksi kumulatif asam sulfat (setara 100%) pada 2026 sebesar 68,141 juta ton, turun 4,6% YoY secara kumulatif.
1 jam yang lalu
[SMM Kilat] Data Produksi Asam Sulfat Tiongkok untuk Agustus
6 jam yang lalu
[SMM Kilat] Data Produksi Asam Sulfat Tiongkok untuk Agustus
Baca Selengkapnya
[SMM Kilat] Data Produksi Asam Sulfat Tiongkok untuk Agustus
[SMM Kilat] Data Produksi Asam Sulfat Tiongkok untuk Agustus
Data NBS menunjukkan produksi asam sulfat (setara 100%) Tiongkok pada Agustus sebesar 7,984 juta ton, turun 308.000 ton dari 7,676 juta ton pada Juli, turun 15,5% YoY. Produksi kumulatif asam sulfat (setara 100%) pada 2026 sebesar 68,141 juta ton, turun 4,6% YoY secara kumulatif. Lima wilayah dengan produksi tertinggi adalah provinsi Yunnan (1,1927 juta ton), provinsi Anhui (698.700 ton), provinsi Shandong (680.600 ton), provinsi Henan (570.200 ton), dan Daerah Otonom Guangxi Zhuang (568.800 ton). Untuk data terperinci, silakan merujuk ke Data SMM.
6 jam yang lalu
[SMM Analysis] Data Impor dan Ekspor Belerang dan Asam Sulfat Tiongkok untuk Agustus
6 jam yang lalu
[SMM Analysis] Data Impor dan Ekspor Belerang dan Asam Sulfat Tiongkok untuk Agustus
Baca Selengkapnya
[SMM Analysis] Data Impor dan Ekspor Belerang dan Asam Sulfat Tiongkok untuk Agustus
[SMM Analysis] Data Impor dan Ekspor Belerang dan Asam Sulfat Tiongkok untuk Agustus
Pada Agustus 2026, total impor belerang bulanan Tiongkok adalah 272.323,414 mt dalam kandungan fisik, turun 29,34% MoM dan turun 65,03% YoY, dengan sumber impor utama adalah UEA, Korea Selatan, Kanada, Jepang, Kazakhstan, Vietnam, Singapura, dan Filipina. Total ekspor belerang bulanan Tiongkok adalah 48 mt dalam kandungan fisik, turun 96,34% MoM dan naik 26,32% YoY, dengan tujuan ekspor utama adalah Indonesia dan Korea Selatan. Total impor asam sulfat bulanan Tiongkok adalah 9.938,436 mt dalam kandungan fisik, naik 831,85% MoM dan naik 1.051,37% YoY, dengan sumber impor utama adalah Korea Selatan, Taiwan, Tiongkok, Jerman, dan AS. Total ekspor asam sulfat bulanan Tiongkok adalah 2.474,46 mt dalam kandungan fisik, naik 153,47% MoM dan turun 99,43% YoY, dengan tujuan ekspor utama adalah Angola, Ghana, Kamboja, Hong Kong, Tiongkok, Vietnam, Singapura, Malaysia, dan Tanzania.
6 jam yang lalu