Kepala regulator Bursa Komoditas Indonesia Sardjito mengatakan dalam rapat dengar pendapat dengan parlemen pada hari Selasa bahwa bursa komoditas ICOMEX yang baru dibentuk di negara itu berencana memulai perdagangan pada 4 Januari 2027, dengan timah termasuk di antara komoditas pertama yang diperdagangkan. Slide yang ia paparkan menunjukkan bahwa perusahaan tambang milik negara Indonesia diperkirakan akan menjadi salah satu peserta pertama.
Bursa komoditas ICOMEX merupakan salah satu inisiatif Presiden Prabowo untuk memperkuat kendali negara atas sumber daya alam dan pendapatannya. Prabowo sebelumnya menegaskan bahwa Indonesia tidak boleh menjual sumber dayanya dengan harga murah. Ketua OJK Friderica mengatakan bursa ini akan membantu memerangi pelaporan harga yang lebih rendah dan transfer pricing dalam ekspor.
OJK diperkirakan akan menerbitkan regulasi untuk bursa tersebut pada 17 September, dengan bursa didirikan pada hari yang sama dan izinnya diterbitkan pada 1 Januari. Sardjito mengatakan perdagangan komoditas mineral dan strategis diperkirakan akan resmi dimulai melalui entitas ICOMEX pada 4 Januari 2027.
![[Analisis SMM] Data Rinci Produksi Asam Sulfat Tiongkok pada Agustus](https://imgqn.smm.cn/usercenter/Fxolk20251217171712.jpg)
![[SMM Kilat] Data Produksi Asam Sulfat Tiongkok untuk Agustus](https://imgqn.smm.cn/usercenter/CJXfS20251217171710.jpg)
![[SMM Analysis] Data Impor dan Ekspor Belerang dan Asam Sulfat Tiongkok untuk Agustus](https://imgqn.smm.cn/usercenter/XBbTq20251217171709.jpg)
