Siderperu akan memangkas 13% pekerjanya karena lemahnya permintaan di bisnis konstruksi jalan
Siderperu, perusahaan terkemuka di sektor baja Peru, mengumumkan akan memberhentikan 111 pekerja, atau 13% dari total tenaga kerjanya, akibat penutupan bisnis konstruksi jalan. Perusahaan menyatakan tidak melihat kemungkinan untuk melanjutkan bisnis tersebut karena permintaan yang berfluktuasi dan kekhawatiran profitabilitas jangka panjang. Siderperu juga akan mereorganisasi lini bisnisnya untuk mengatasi masalah struktural, meningkatkan efisiensi, dan memperkuat posisi kompetitifnya.