【PTBA Sebut Produksi dan Pengiriman Batu Bara Tetap Normal Pasca Erupsi Anak Krakatau】

Telah Terbit: Sep 10, 2026 16:19
Produsen batu bara Indonesia PT Bukit Asam Tbk (PTBA) menyatakan erupsi Anak Krakatau tidak berdampak signifikan terhadap area pertambangannya. Produksi harian tetap sesuai jadwal, sementara logistik dan pengiriman batu bara terus berjalan normal. Perusahaan terus memantau kondisi dan akan menyesuaikan operasi jika diperlukan demi menjamin keselamatan.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
[SMM Steel] Wire Rod Prices Remain Unchanged Despite Minor Fluctuations
1 menit yang lalu
[SMM Steel] Wire Rod Prices Remain Unchanged Despite Minor Fluctuations
Baca Selengkapnya
[SMM Steel] Wire Rod Prices Remain Unchanged Despite Minor Fluctuations
[SMM Steel] Wire Rod Prices Remain Unchanged Despite Minor Fluctuations
[Indonesia] Currently, wire rod prices stand at 505 USD per metric ton FOB. The situation remains in a wait-and-see phase, and there has been no movement whatsoever from Chinese steel producers. However, the Indonesian currency currently appears stronger than before, which could potentially trigger changes in steel prices. Nevertheless, steel mills remain comfortable with the current price, and this change is unlikely to affect it. However, given this development, the market may experience light on how the movement is.
1 menit yang lalu
【Ekspor Batu Bara Indonesia Turun untuk Bulan ke-3 karena Ketinggian Air Sungai yang Rendah Menghambat Pengiriman, Mendorong Harga Batu Bara Termal】
8 menit yang lalu
【Ekspor Batu Bara Indonesia Turun untuk Bulan ke-3 karena Ketinggian Air Sungai yang Rendah Menghambat Pengiriman, Mendorong Harga Batu Bara Termal】
Baca Selengkapnya
【Ekspor Batu Bara Indonesia Turun untuk Bulan ke-3 karena Ketinggian Air Sungai yang Rendah Menghambat Pengiriman, Mendorong Harga Batu Bara Termal】
【Ekspor Batu Bara Indonesia Turun untuk Bulan ke-3 karena Ketinggian Air Sungai yang Rendah Menghambat Pengiriman, Mendorong Harga Batu Bara Termal】
Ekspor batu bara laut Indonesia mencapai 36,10 juta ton pada Agustus 2026, turun 23,34% secara tahunan dan 6,54% secara bulanan. Ekspor menurun selama tiga bulan berturut-turut ke level Agustus terendah dalam lima tahun. Kekeringan menurunkan kedalaman air di Sungai Barito dari biasanya 8–18 meter menjadi 3–4 meter, memaksa beberapa tongkang mengurangi separuh muatannya. Beberapa bagian sungai menjadi tidak dapat dilayari, dan beberapa produsen menyatakan force majeure. Pengiriman ke tujuan utama bervariasi: ekspor ke Tiongkok dan India mencapai 14,47 juta ton dan 7,10 juta ton, naik masing-masing 1,26% dan 12,01% secara bulanan, sementara pengiriman ke Filipina dan Vietnam turun 26,38% dan 21,58%.
8 menit yang lalu
【Harga Batu Bara Kokas Laut Stabil karena Pembeli China dan India Tetap Berhati-hati】
9 menit yang lalu
【Harga Batu Bara Kokas Laut Stabil karena Pembeli China dan India Tetap Berhati-hati】
Baca Selengkapnya
【Harga Batu Bara Kokas Laut Stabil karena Pembeli China dan India Tetap Berhati-hati】
【Harga Batu Bara Kokas Laut Stabil karena Pembeli China dan India Tetap Berhati-hati】
Batubara kokas premium low-volatile bertahan di $281,30/t dan batubara kokas keras tier-dua di $246,90/t, tanpa perdagangan yang memenuhi syarat indeks dilaporkan untuk kedua grade tersebut. Batubara kokas premium low-volatile berbasis CFR India tetap di $305,30/t, karena harga batubara yang tinggi dan ongkos angkut yang meningkat terus menekan minat pembelian spot India. Dari sisi permintaan, pabrik-pabrik sebagian besar telah menyelesaikan pengisian stok dan memiliki persediaan yang nyaman, sehingga mendorong jeda dalam pembelian baru. Secara terpisah, seorang pedagang melaporkan meningkatnya tingkat kegagalan lelang batubara di Shanxi, yang menunjukkan meningkatnya resistensi terhadap harga tinggi di antara sebagian pembeli.
9 menit yang lalu