【Ekspor Batu Bara Indonesia Turun untuk Bulan ke-3 karena Ketinggian Air Sungai yang Rendah Menghambat Pengiriman, Mendorong Harga Batu Bara Termal】
Ekspor batu bara laut Indonesia mencapai 36,10 juta ton pada Agustus 2026, turun 23,34% secara tahunan dan 6,54% secara bulanan. Ekspor menurun selama tiga bulan berturut-turut ke level Agustus terendah dalam lima tahun. Kekeringan menurunkan kedalaman air di Sungai Barito dari biasanya 8–18 meter menjadi 3–4 meter, memaksa beberapa tongkang mengurangi separuh muatannya. Beberapa bagian sungai menjadi tidak dapat dilayari, dan beberapa produsen menyatakan force majeure. Pengiriman ke tujuan utama bervariasi: ekspor ke Tiongkok dan India mencapai 14,47 juta ton dan 7,10 juta ton, naik masing-masing 1,26% dan 12,01% secara bulanan, sementara pengiriman ke Filipina dan Vietnam turun 26,38% dan 21,58%.