Harga Nikel Refined SMM #1 Naik 1.450 Yuan/mt, Premium Jinchuan Meningkat

Telah Terbit: Sep 10, 2026 10:42
Pada 10 September, harga rata-rata nikel rafinasi SMM #1 adalah 129.300 yuan/mt, naik 1.450 yuan/mt dari hari perdagangan sebelumnya. Dari sisi premi spot, premi rata-rata untuk nikel rafinasi Jinchuan #1 adalah 2.300 yuan/mt, naik 150 yuan/mt dari hari perdagangan sebelumnya, sementara merek nikel elektrodeposisi domestik arus utama berkisar antara -100 hingga 500 yuan/mt.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
BPS: Harga Konsumen Naik 0,8% Year-on-Year pada Agustus
20 menit yang lalu
BPS: Harga Konsumen Naik 0,8% Year-on-Year pada Agustus
Baca Selengkapnya
BPS: Harga Konsumen Naik 0,8% Year-on-Year pada Agustus
BPS: Harga Konsumen Naik 0,8% Year-on-Year pada Agustus
Badan Pusat Statistik (BPS): Harga konsumen naik 0,8% YoY pada bulan Agustus.
20 menit yang lalu
[SMM Kilasan Baja Tahan Karat] Malaysia Memulai Penyelidikan Anti-Dumping terhadap Baja Tahan Karat Canai Dingin dari Indonesia
18 jam yang lalu
[SMM Kilasan Baja Tahan Karat] Malaysia Memulai Penyelidikan Anti-Dumping terhadap Baja Tahan Karat Canai Dingin dari Indonesia
Baca Selengkapnya
[SMM Kilasan Baja Tahan Karat] Malaysia Memulai Penyelidikan Anti-Dumping terhadap Baja Tahan Karat Canai Dingin dari Indonesia
[SMM Kilasan Baja Tahan Karat] Malaysia Memulai Penyelidikan Anti-Dumping terhadap Baja Tahan Karat Canai Dingin dari Indonesia
Kementerian Investasi, Perdagangan, dan Industri Malaysia (MITI) secara resmi menerbitkan pemberitahuan dalam Warta Pemerintah Federal (P.U.(B) 331) pada 9 September 2026, memulai penyelidikan anti-dumping (Kasus AD 03/26) terhadap produk baja tahan karat canai dingin dalam bentuk gulungan, lembaran, atau bentuk lainnya yang berasal atau diekspor dari Indonesia, berdasarkan Pasal 20 Undang-Undang Bea Countervailing dan Anti-Dumping 1993. Petisi diajukan oleh Bahru Stainless Sdn. Bhd., yang berbasis di Johor, atas nama industri Malaysia. Barang yang menjadi subjek termasuk dalam kode HS/AHTN seri 7219.31–7219.35, 7219.90, dan 7220.20. Pemohon menduga adanya margin dumping yang signifikan dengan bukti kerugian termasuk peningkatan volume impor, hilangnya pangsa pasar, pemotongan dan penekanan harga, penurunan penjualan dan utilisasi kapasitas, serta penumpukan persediaan. Semua pihak yang berkepentingan harus menyampaikan tanggapan kuesioner dan pandangan melalui sistem TRIMA dalam waktu 30 hari sejak publikasi warta.
18 jam yang lalu
Data: Pergerakan pasar SHFE, DCE (09 Sep)
19 jam yang lalu
Data: Pergerakan pasar SHFE, DCE (09 Sep)
Baca Selengkapnya
Data: Pergerakan pasar SHFE, DCE (09 Sep)
Data: Pergerakan pasar SHFE, DCE (09 Sep)
Tabel berikut menunjukkan pergerakan logam besi dan non-besi di SHFE dan DCE pada 09 Sep 2026.
19 jam yang lalu