【Nusa Tenggara Barat Indonesia Rencanakan Pengganti Tenaga Surya untuk Enam PLTU Kecil, Tanpa Jadwal Implementasi】
Provinsi Nusa Tenggara Barat berencana mengonversi enam pembangkit listrik tenaga uap kecil di Pulau Lombok dan Sumbawa menjadi fasilitas tenaga surya. Diusulkan oleh perusahaan listrik negara PT PLN, seluruh rencana konversi masih dalam kajian teknis, tanpa jadwal pelaksanaan yang ditetapkan. Inisiatif ini tidak mencakup fasilitas yang lebih besar seperti PLTU Jeranjang di Lombok Barat. Secara terpisah, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral provinsi menyatakan PLN telah mengidentifikasi sekitar 1,73 GW potensi energi terbarukan, terutama tenaga surya dan angin; angka ini tidak mewakili kapasitas proyek pengganti yang diusulkan. Ketersediaan lahan masih menjadi kendala utama, dan pengembangan akan memerlukan kerja sama dengan investor.