【Proyek Penanganan Batu Bara PTBA Ditargetkan Rampung Kuartal III, Menambah Kapasitas Tahunan 20 Juta Ton】

Telah Terbit: Sep 7, 2026 11:09

Perusahaan rekayasa Indonesia PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) menyatakan bahwa sebagian besar pekerjaan konstruksi utama pada fasilitas pemuatan kereta batu bara No. 6 dan No. 7 yang dibangun untuk PT Bukit Asam Tbk (PTBA) telah selesai. Proyek ini telah memasuki tahap penyelesaian akhir, komisioning, dan uji kinerja, dengan target penyelesaian keseluruhan pada kuartal ketiga 2026.

Proyek ini mencakup jalur konveyor T4 dan T5, hopper tuang No. 6 dan No. 7 serta sistem pemuatan kereta, jalur lingkar kereta, sistem persinyalan, dan fasilitas pendukung lainnya. Setelah beroperasi penuh, proyek ini diharapkan menambah kapasitas penanganan batu bara sebesar 20 juta ton per tahun, sehingga total kapasitas fasilitas No. 1–7 menjadi sekitar 60 juta ton per tahun.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
[ Cognor Group Steelmaking Utilization Climbs to 92% in Second Quarter ]
2 menit yang lalu
[ Cognor Group Steelmaking Utilization Climbs to 92% in Second Quarter ]
Baca Selengkapnya
[ Cognor Group Steelmaking Utilization Climbs to 92% in Second Quarter ]
[ Cognor Group Steelmaking Utilization Climbs to 92% in Second Quarter ]
Polish steel manufacturer Cognor SA reported a 9.1% year-on-year revenue increase to 1.14 billion zlotys ($333.1 million) for the first half of 2026. The financial rebound was anchored by a major operational improvement at its Siemianowice Śląskie mill, allowing the company to surge its overall steelmaking capacity utilization rate to 92% in the second quarter, up from just 71% during the same period last year. The optimized output successfully generated a net profit of 5.7 million zlotys for the half-year window.
2 menit yang lalu
[ Hyundai Steel Breaks Ground on $5.8 Billion EAF Mill in Louisiana ]
3 menit yang lalu
[ Hyundai Steel Breaks Ground on $5.8 Billion EAF Mill in Louisiana ]
Baca Selengkapnya
[ Hyundai Steel Breaks Ground on $5.8 Billion EAF Mill in Louisiana ]
[ Hyundai Steel Breaks Ground on $5.8 Billion EAF Mill in Louisiana ]
South Korea's Hyundai Steel held a ceremonial launch on September 5, 2026, for a new $5.8 billion electric arc furnace (EAF) integrated steel mill in Ascension Parish, Louisiana. Operated by a joint venture including POSCO and Hyundai Motor, the greenfield facility aims to reach commercial production by 2029 with an annual capacity of 2.7 million metric tons of hot-rolled and cold-rolled steel sheets. The plant leverages direct reduction processes to supply low-carbon automotive steel and targets $4 billion in annual revenue at full production.
3 menit yang lalu
[ Fasilitas Pabrik Metalurgi Dnipro Rusak Akibat Serangan Roket ]
3 menit yang lalu
[ Fasilitas Pabrik Metalurgi Dnipro Rusak Akibat Serangan Roket ]
Baca Selengkapnya
[ Fasilitas Pabrik Metalurgi Dnipro Rusak Akibat Serangan Roket ]
[ Fasilitas Pabrik Metalurgi Dnipro Rusak Akibat Serangan Roket ]
Pabrik Metalurgi Dnipro (DMZ), yang dioperasikan oleh grup industri DCH Steel, mengalami kerusakan struktural pada fasilitas industri dan administrasinya setelah serangan rudal Rusia pada 5 September 2026. Tidak ada korban pekerja yang dilaporkan, karena personel berhasil dievakuasi ke tempat perlindungan selama serangan berlangsung. Pabrik baja Ukraina tersebut, yang baru-baru ini memproduksi 5.500 ton produk baja selama kampanye penggulungan bulan Juli, saat ini sedang mengevaluasi dampak menjelang operasi penggulungan berikutnya yang dijadwalkan.
3 menit yang lalu
Perusahaan rekayasa Indonesia PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) menyatakan ba - Shanghai Metals Market (SMM)