Harga bijih besi berjangka menguat hari ini. Kontrak DCE I2701 yang paling aktif ditutup pada 727 yuan/mt, naik 1,04% dari hari perdagangan sebelumnya. Harga spot di Pelabuhan Qingdao naik rata-rata 1 yuan/mt. Antusiasme pedagang dalam memberikan penawaran sedang, pabrik baja sebagian besar membeli sesuai kebutuhan, dan aktivitas perdagangan spot secara keseluruhan lesu.
Persediaan bijih besi di pelabuhan mengalami sedikit penurunan minggu ini, tetapi sisi permintaan mulai melemah. Total persediaan bijih besi di 35 pelabuhan utama di Tiongkok tercatat 143,91 juta mt, turun 1,7 juta mt dibandingkan minggu lalu, dengan tingkat persediaan secara keseluruhan mendatar. Rata-rata volume pengambilan harian di pelabuhan naik 55.000 mt dibandingkan minggu lalu menjadi 3,145 juta mt. Beberapa pabrik baja domestik menjadwalkan pemeliharaan peralatan karena pasokan kokas yang ketat, melemahkan keinginan mereka untuk membeli bijih besi, dan pertumbuhan produksi logam panas tanur tiup diperkirakan akan melambat. Selain itu, pabrik baja Indonesia menghadapi kekurangan air industri akibat fenomena El Niño, dan sumber pasar juga menyebutkan sebuah pabrik baja Vietnam menghentikan tanur tiupnya karena kebakaran. Faktor-faktor ini secara bersama-sama menunjukkan melemahnya permintaan bijih besi jangka pendek. Akibatnya, harga bijih besi jangka pendek kemungkinan akan berada di bawah tekanan. [SMM Steel]

![[SMM Tinjauan Harian Baja Tulangan] Profitabilitas Berbeda antara Rute Proses Panjang dan Pendek; Sisi Bahan Baku Mungkin Masih Mendorong Harga Baja Jadi Lebih Tinggi](https://imgqn.smm.cn/usercenter/aPBtI20251217171717.jpg)
![[SMM Baja]](https://imgqn.smm.cn/usercenter/CrEsY20251217171716.jpg)
