SMM, 4 September:
Hingga 3 September, persediaan produk jadi timbal sekunder tercatat 19.800 ton, turun 800 ton dibanding bulan sebelumnya. Penurunan persediaan yang berkelanjutan ini terutama didorong oleh pemulihan tingkat operasional produsen baterai hilir, dengan meningkatnya permintaan pasar setelah koreksi harga timbal dan adanya pelepasan permintaan pengisian kembali untuk kebutuhan pokok. Sementara itu, pasokan pesanan spot yang ketat di beberapa smelter dan ketersediaan untuk dijual yang terbatas semakin menekan akumulasi persediaan di pabrik.
Melihat ke depan hingga minggu depan, peningkatan pasokan secara marjinal diperkirakan akan memperlambat laju pengurangan persediaan, tetapi tekanan bahan baku di smelter di wilayah seperti Mongolia Dalam semakin terasa. Jika pemangkasan produksi terealisasi, persediaan produk jadi dapat terus berkurang pada tingkat rendah. Ke depannya, tetap penting untuk memantau intensitas pembelian aktual timbal batangan yang didorong oleh penimbunan produsen baterai menjelang dua festival.
![Tingkat Operasi Mingguan Peleburan Timbal Sekunder SMM (28/8/2026–3/9/2026) [Tinjauan Mingguan Timbal SMM]](https://imgqn.smm.cn/usercenter/hrxHx20251217171721.jpeg)
![Tinjauan Mingguan Pasar Konsentrat Timbal (31 Agustus 2026 - 4 September 2026) [Tinjauan Mingguan Konsentrat Timbal SMM]](https://imgqn.smm.cn/usercenter/LCtEk20251217171721.jpeg)
![Ringkasan Transaksi Pasar Baterai Bekas 4 September [Tinjauan Harian SMM]](https://imgqn.smm.cn/usercenter/TmYox20251217171721.jpeg)
