Setelah kenaikan harga pada Selasa dan Kamis pekan lalu, harga kembali naik pada Rabu dan Jumat ini: wire rod (495→505 USD/ton), slab (480→485 USD/ton), HRC (515→525 USD/ton), dan billet (475→480 USD/ton). Kenaikan ini didorong oleh naiknya harga batu bara kokas di Tiongkok, yang mendorong kenaikan harga produk Tiongkok dan membuat pabrik-pabrik Indonesia mengikuti langkah tersebut, sementara pembeli masih dalam mode menunggu dan melihat arah harga Tiongkok ke depan. Kenaikan hari ini dipicu oleh kecelakaan di sebuah pabrik baja Vietnam, yang semakin menunda penawaran bulanan.
Pasar kini menganggap dirinya berada dalam tren bullish dengan fundamental yang sehat, meskipun belum benar-benar mengonfirmasi level harga ini — karena itu kenaikannya lebih kecil dibandingkan pekan lalu, sebab kenaikan ini tidak didorong oleh fundamental. Jika ini berlanjut, perkirakan volatilitas pekan depan saat pasar menguji apakah kekuatan penetapan harga pabrik atau sikap menunggu pembeli yang menang — yang terakhir akan memaksa pabrik menurunkan harga untuk memacu pembelian.
![[SMM Baja]](https://imgqn.smm.cn/usercenter/LSkpO20251217171720.jpg)
![[Meksiko membuat penetapan akhir anti-dumping atas baja canai panas dari Tiongkok]](https://imgqn.smm.cn/usercenter/DpLok20251217171715.png)
![[SMM Baja] Harga billet Indonesia naik lagi pada hari kerja terakhir pekan ini](https://imgqn.smm.cn/usercenter/zLhJl20251217171720.jpg)
