African Pioneer telah mulai merencanakan program pengeboran baru di proyek tembaga Ongombo–Ongeama di Namibia berdasarkan perjanjian pembiayaan bersyarat dan layanan teknis yang ditandatangani dengan Hong Kong Xinhai Mining Services Limited pada bulan Juli. Tergantung pada ketersediaan rig pengeboran dan penyelesaian persyaratan regulasi, program ini diperkirakan akan menggunakan hingga empat rig pengeboran intan di Ongombo dan Ongeama seiring kedua perusahaan memajukan pekerjaan teknis yang diperlukan untuk potensi pengembangan tambang.
Kampanye multi-bulan yang direncanakan akan mendukung studi geoteknik, desain akhir tambang bawah tanah dan tambang terbuka, serta pembaruan Estimasi Sumber Daya Mineral JORC (2012) Ongombo saat ini sebesar 29 juta ton dengan kadar 1,1% CuEq. Pengeboran akan dimulai setelah persyaratan regulasi selesai dan para pihak telah menyepakati lokasi serta kedalaman lubang bor akhir. African Pioneer menyatakan bahwa perekrutan juga sedang dilakukan untuk tenaga teknis tambahan di Namibia guna mengelola volume inti bor yang diperkirakan dari program tersebut.
Bersamaan dengan persiapan pengeboran, African Pioneer dan Xinhai sedang membahas desain tambang akhir dan cakupan kapasitas pabrik pengolahan untuk pengembangan Ongombo–Ongeama. Perusahaan juga menyatakan bahwa proses administratif terkait kondisi prasyarat yang belum terpenuhi berdasarkan Perjanjian Definitif sedang difinalisasi, dengan pengumuman lebih lanjut diharapkan setelah kondisi tersebut diselesaikan.
Pembaruan ini membawa Ongombo–Ongeama lebih jauh ke dalam perencanaan pengembangan teknis, tetapi pengeboran belum dimulai dan belum ada target produksi baru atau keputusan konstruksi yang diumumkan. Program yang direncanakan dimaksudkan untuk menghasilkan informasi geoteknik dan sumber daya yang diperlukan guna menyempurnakan desain tambang proyek, cakupan pabrik, dan jalur pengembangan yang lebih luas.



