Industri litium mangan oksida Tiongkok memiliki tingkat swasembada yang sangat tinggi dengan kapasitas produksi memadai. Konsumsi domestik mendominasi permintaan pasar, sedangkan ekspor hanya menjadi saluran pelengkap, sehingga ketergantungan impor sangat rendah. Menurut data bea cukai, impor litium mangan oksida Tiongkok hanya 89,79 ton pada 2025, dan tidak tercatat impor dari Januari hingga April 2026. Hal ini sepenuhnya membuktikan bahwa kapasitas domestik mampu memenuhi permintaan domestik, dan industri ini nyaris tidak bergantung pada pasokan bahan katode luar negeri. Sebaliknya, pasar luar negeri untuk litium mangan oksida mengalami fluktuasi tajam dalam volume ekspor dalam beberapa tahun terakhir, yang menjadi variabel tak dapat diabaikan bagi sektor ini.
Melihat kembali kinerja ekspor dalam beberapa tahun terakhir, pasar luar negeri memberikan dukungan terbatas bagi litium mangan oksida domestik. Situasi berbalik pada 2024. Ekspansi pesat rantai industri kendaraan roda dua listrik, penyimpanan energi portabel, dan perkakas listrik di Asia Tenggara dan Asia Selatan mendorong lonjakan besar permintaan ekspor litium mangan oksida Tiongkok. Total ekspor mencapai 2.405,03 ton sepanjang tahun, melonjak 1.597,15% secara tahunan. Pertumbuhan ekspor berlanjut pada 2025 meskipun dengan laju lebih lambat. Ekspor tahunan mencapai 3.275,89 ton, naik 36,21% secara tahunan. Namun pada 2026, konsumsi pengguna akhir di luar negeri melemah. Sebagian produsen baterai luar negeri memasuki siklus pengurangan persediaan setelah menyelesaikan pengisian kembali persediaan bahan baku pada tahap awal, sehingga pengadaan di luar negeri melambat secara nyata. Dari Januari hingga April, Tiongkok mengekspor 929,3 ton litium mangan oksida, turun 34,86% secara tahunan. Pasar luar negeri dengan cepat bergeser dari kondisi sangat bergairah menjadi penurunan jangka pendek. Dari sisi tujuan ekspor, ekspor litium mangan oksida Tiongkok terutama dikirim ke Asia Tenggara, Asia Selatan, dan Amerika Latin, mendukung rantai industri lokal termasuk kendaraan roda dua listrik, penyimpanan energi skala kecil, dan perkakas listrik, sedangkan Eropa dan Amerika memiliki porsi yang relatif kecil.
Di pasar domestik, harga litium mangan oksida mengikuti erat harga spot litium karbonat di hulu dan tidak memiliki pendorong pasar yang independen. Setelah naik-turun tajam dalam dua tahun terakhir, harga saat ini mengalami rebound secara bertahap. Di sisi pasokan, produsen besar litium mangan oksida domestik mempertahankan tingkat operasi yang relatif stabil dan memprioritaskan pemenuhan pesanan kontrak jangka panjang domestik. Secara keseluruhan, pasokan melimpah tanpa pemangkasan produksi skala besar di seluruh industri, menciptakan kondisi pasokan yang longgar. Meski demikian, diferensiasi produk tetap ada: litium mangan oksida kelas standar generik pasokannya berlimpah, sedangkan produk kelas atas termodifikasi dengan laju tinggi dan siklus panjang tetap ketat.
Permintaan domestik menunjukkan divergensi struktural yang mencolok. Sektor kendaraan roda dua listrik tetap menjadi pilar hilir terbesar bagi litium mangan oksida, dengan pesanan kontrak jangka panjang yang stabil menopang pasar. Sebaliknya, sektor elektronik konsumen 3C sedang dalam musim sepi, dengan pengiriman produk akhir lesu dan pengadaan litium mangan oksida kelas konsumen melemah. Produsen baterai hilir menjalankan operasi dengan persediaan rendah dan menerapkan strategi pengadaan tepat waktu, menunjukkan minat kecil untuk menimbun secara proaktif dan tidak ada aktivitas pengisian kembali persediaan terkonsentrasi dalam skala besar. Pembeli luar negeri kini berada dalam sikap menunggu dan melihat. Produsen baterai asing memprioritaskan konsumsi persediaan yang ada, sehingga pesanan baru yang ditandatangani lebih sedikit. Dengan demikian, ekspor tidak dapat memberikan stimulus kuat kepada pasar spot domestik.
Ringkasnya, pasar litium mangan oksida domestik berada dalam keseimbangan pasokan-permintaan yang lemah. Harga telah rebound didorong oleh litium karbonat, tetapi pengisian kembali persediaan skala besar dari pengguna akhir belum terwujud. Pasar ekspor mengalami pendinginan permintaan pada paruh pertama 2026. Dua variabel kunci perlu dicermati ke depan. Pertama, pergerakan harga litium karbonat selanjutnya akan secara langsung membentuk biaya dan kuotasi litium mangan oksida. Kedua, kemajuan pengurangan persediaan pasar pengguna akhir kendaraan roda dua dan penyimpanan energi di luar negeri. Setelah persediaan luar negeri terserap, pesanan ekspor berpotensi pulih pada paruh kedua tahun ini. Di dalam negeri, pelaku pasar akan memantau apakah persiapan stok musim puncak dari elektronik konsumen dan kendaraan roda dua listrik dapat terwujud pada kuartal III. Jika permintaan domestik dan luar negeri membaik secara bersamaan, pasar litium mangan oksida akan mengalami perbaikan lebih lanjut. Sebaliknya, pelemahan permintaan luar negeri yang berkelanjutan disertai kinerja musim puncak domestik yang mengecewakan dapat mendorong harga litium mangan oksida kembali ke osilasi pada kisaran terbatas.

![Minggu ini, ingot magnesium terkonsolidasi dengan kecenderungan lemah, sementara tarik-menarik antara penjual dan pembeli masih berlanjut [SMM Magnesium Weekly Data].](https://imgqn.smm.cn/usercenter/ZsMtd20251217171723.jpeg)
![[Analisis SMM] Stok Rendah Menopang Pasar; Harga Mangan Sulfat Stabil, Pesanan Awal September Menunggu Validasi](https://imgqn.smm.cn/usercenter/eGQFu20251217171723.jpeg)
