Pasar spot aluminium primer luar negeri tetap lesu minggu ini, dengan permintaan musiman yang lemah terus membatasi aktivitas pembelian di pasar-pasar utama.
Di Jepang dan Amerika Serikat, aktivitas perdagangan relatif sepi, dengan premi spot MJP dan premi DDP Midwest AS menunjukkan pergerakan terbatas. Perhatian pasar di Jepang semakin beralih ke negosiasi MJP kuartal keempat, sementara permintaan hilir yang lemah selama musim sepi tradisional terus membatasi pembelian spot.
Di Asia lainnya, Korea Selatan tetap berada di bawah tekanan musim sepi, mendorong penjual terus menurunkan penawaran. Thailand juga mencatat pesanan hilir yang tipis dan permintaan lemah untuk ingot aluminium primer.
I. Tinjauan Premi Spot Berdasarkan Kawasan
Menurut data SMM, premi spot aluminium primer luar negeri umumnya tetap lemah minggu ini. Melemahnya konsumsi hilir secara musiman terus membebani pengadaan, sementara pembeli mempertahankan strategi pembelian yang hati-hati di tengah pasokan yang cukup di beberapa pasar Asia.


Asia Tenggara
Aktivitas perdagangan di Thailand tetap lemah minggu ini karena pesanan hilir masih tipis selama musim sepi konsumsi tradisional.
Permintaan ingot aluminium primer terbatas, dengan sebagian besar konsumen hilir membeli hanya sesuai kebutuhan produksi langsung. Dengan sedikit insentif bagi pembeli untuk membangun persediaan, permintaan pasar dan transaksi tetap lesu.
Dalam lingkungan permintaan lemah saat ini, premi spot di Thailand terus menghadapi tekanan penurunan.
Korea Selatan
Pasar aluminium primer Korea Selatan masih berada dalam musim sepi minggu ini.
Pasokan material aluminium di pasar relatif berlimpah, sementara permintaan pembelian hilir menunjukkan sedikit perbaikan. Dengan latar ini, penjual terus menurunkan harga penawaran untuk mengamankan transaksi.
Pembeli tetap berhati-hati dan umumnya tidak terlalu mendesak untuk membeli kargo tambahan, sehingga keseluruhan aktivitas perdagangan lemah dan premi spot tetap tertekan.
Jepang
CIF Jepang MJP Spot Aluminium Primer
Pasar spot MJP Jepang relatif sepi minggu ini, dengan transaksi terbatas di tengah masih lemahnya permintaan hilir musiman.
Pelaku pasar semakin mengalihkan perhatian ke negosiasi MJP kuartal keempat yang sedang berlangsung, yang mungkin juga mengurangi aktivitas pasar spot karena pembeli dan penjual menunggu indikasi acuan kuartalan yang lebih jelas.
Diskusi pasar sebelumnya mengindikasikan bahwa MJP kuartal keempat dapat turun sekitar USD 80/mt dari acuan kuartal ketiga sekitar USD 395/mt, menyiratkan level mendekati USD 315/mt.
Namun menurut sumber pasar SMM, Rio Tinto baru-baru ini mengajukan penawaran MJP kuartal keempat pertamanya sebesar USD 310/mt, dengan penawaran berlaku hingga 11 September.
Oleh karena itu, penawaran pertama tersebut mencerminkan penurunan sekitar USD 85/mt dari level MJP kuartal ketiga, menyoroti masih lemahnya pasar fisik Jepang dan kondisi permintaan yang lemah lebih luas di Asia.
Pelaku pasar kini mencermati apakah pemasok lain mengikuti level serupa dan bagaimana pembeli merespons selama tahap negosiasi kuartal keempat berikutnya.
Amerika Serikat
Premi Aluminium Primer DDP Midwest AS
Premi DDP Midwest AS relatif tidak berubah minggu ini, tanpa perubahan kondisi pasar yang signifikan dibandingkan minggu sebelumnya.
Aktivitas perdagangan terbatas, sementara pembeli dan penjual sebagian besar mempertahankan posisi hati-hati. Tanpa perubahan signifikan dalam permintaan hilir atau ketersediaan aluminium, premi tetap stabil secara umum sepanjang minggu.
Prospek Pasar
Pasar spot aluminium primer luar negeri diperkirakan akan tetap relatif lemah dalam waktu dekat karena pelemahan musiman terus membatasi pembelian hilir.
Di Korea Selatan, pasokan yang berlimpah dan minat beli yang terbatas dapat terus menekan penawaran penjual, sementara Thailand kemungkinan juga tetap lesu kecuali pesanan hilir pulih.
Untuk Jepang, perhatian pasar akan semakin fokus pada negosiasi MJP kuartal keempat. Penawaran awal sebesar USD 310/mt mencerminkan penurunan substansial dari acuan kuartal ketiga dan mencerminkan lingkungan permintaan regional yang lebih lemah.
Apakah MJP kuartal keempat final akan diselesaikan mendekati level ini akan bergantung pada penerimaan pembeli, penawaran pemasok berikutnya, dan perkembangan ketersediaan spot regional. Hingga negosiasi menjadi lebih jelas, pasar spot MJP Jepang kemungkinan akan tetap relatif sepi.



