[Flash Pasar Nikel SMM] Korea Selatan Meminta Insentif Baterai Nikel dan Kepastian Kebijakan kepada Indonesia
Korea Selatan telah menyampaikan apa yang diinginkannya dari Indonesia terkait nikel, dengan menyinggung insentif untuk baterai berbasis nikel dan kebijakan yang konsisten, lapor Jakarta Globe pada 27 Agustus. Uhm Taeho, kepala seksi politik di Kedutaan Besar Korea, mengatakan dalam lokakarya media di Jakarta bahwa Seoul menginginkan insentif dan aturan yang lebih mudah untuk baterai berbasis nikel, yang menurutnya dapat didaur ulang dan lebih bersih tetapi biayanya sedikit lebih mahal, dengan insentif dimaksudkan untuk menutup selisih tersebut. Ditanya tentang kebijakan ekspor satu pintu Indonesia yang menyalurkan ekspor komoditas strategis melalui unit Danantara, DSI, yang mencakup paduan ferro yang dibeli Korea untuk pembuatan baja, ia mengatakan Korea menghormati kebijakan tersebut, tetapi konsistensi dan kepastian penting bagi investasi. Indonesia diperkirakan akan segera merinci insentif kendaraan listrik setelah penundaan berulang kali.