【SMM Nikel Kilat】Kekurangan Air di Indonesia Tekan Industri Nikel di Luwu

Telah Terbit: Aug 26, 2026 11:42

Cuaca kering berkepanjangan telah memperketat ketersediaan air di Luwu, Sulawesi Selatan, sehingga membatasi pasokan air dan listrik ke beberapa fasilitas industri. Akibatnya, beberapa operasi nikel dan metalurgi telah menurunkan tingkat operasi, yang berdampak pada produksi.

Untuk industri nikel, kekurangan air yang berkelanjutan dapat lebih membatasi utilisasi smelter dan berdampak pada output nikel di area Luwu. Dampaknya masih bersifat lokal untuk saat ini, tetapi penurunan lebih lanjut dalam ketersediaan air dapat menyebabkan gangguan produksi tambahan.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
[SMM Nickel Flash News] Indonesia Update — August 26, 2026
2 menit yang lalu
[SMM Nickel Flash News] Indonesia Update — August 26, 2026
Baca Selengkapnya
[SMM Nickel Flash News] Indonesia Update — August 26, 2026
[SMM Nickel Flash News] Indonesia Update — August 26, 2026
Indonesian nickel ore CIF average prices remained unchanged across all three grades: · 1.4% Ni: CIF average price at $53.3/wmt · 1.5% Ni: CIF average price at $60.8/wmt · 1.6% Ni: CIF average price at $65.8/wmt The Indonesian nickel ore market remains in a wait-and-see period, with the market monitoring further RKAB approvals and potential quota adjustments.The government has confirmed that no nickel export duty or windfall tax will be imposed in 2026, while policy discussions for 2027 remain ongoing. Meanwhile, water shortages in Luwu, South Sulawesi, are affecting certain industrial operations, with limited water and power availability causing some nickel-related facilities to reduce operating rates, posing a localized supply risk.Weather across major nickel-producing regions remains generally manageable, although localized heavy rainfall may still temporarily disrupt mining and logistics. The market is also awaiting a potential HPM formula revision for limonite ore, which could affect limonite pricing and HPAL feedstock economics.
2 menit yang lalu
[Ulasan Harian Nikel Sulfat SMM] Pada 26 Agustus, perdagangan pasar pesanan spot lesu, harga nikel sulfat sedikit menurun.
34 menit yang lalu
[Ulasan Harian Nikel Sulfat SMM] Pada 26 Agustus, perdagangan pasar pesanan spot lesu, harga nikel sulfat sedikit menurun.
Baca Selengkapnya
[Ulasan Harian Nikel Sulfat SMM] Pada 26 Agustus, perdagangan pasar pesanan spot lesu, harga nikel sulfat sedikit menurun.
[Ulasan Harian Nikel Sulfat SMM] Pada 26 Agustus, perdagangan pasar pesanan spot lesu, harga nikel sulfat sedikit menurun.
Pada tanggal 26 Agustus, harga rata-rata nikel sulfat kelas baterai SMM sedikit menurun.
34 menit yang lalu
[Analisis SMM] Aturan Leleh-dan-Tuang UE Mulai Berlaku pada 1 Oktober — UE Punya 11 Hari untuk Menentukan Apa yang Dianggap sebagai Bukti
2 jam yang lalu
[Analisis SMM] Aturan Leleh-dan-Tuang UE Mulai Berlaku pada 1 Oktober — UE Punya 11 Hari untuk Menentukan Apa yang Dianggap sebagai Bukti
Baca Selengkapnya
[Analisis SMM] Aturan Leleh-dan-Tuang UE Mulai Berlaku pada 1 Oktober — UE Punya 11 Hari untuk Menentukan Apa yang Dianggap sebagai Bukti
[Analisis SMM] Aturan Leleh-dan-Tuang UE Mulai Berlaku pada 1 Oktober — UE Punya 11 Hari untuk Menentukan Apa yang Dianggap sebagai Bukti
Tenggat waktu Komisi yang terlewat, pemotongan kuota hingga 65% untuk baja tahan karat, dan bea keluar kuota sebesar 50% memberikan waktu empat minggu kepada eksportir Asia untuk mendokumentasikan rantai pasokan kembali ke tanur.
2 jam yang lalu