[SMM Flash News] Avaada Merencanakan Kampus Industri Hijau Zero-CBAM Senilai US$1 Miliar di India

Telah Terbit: Aug 25, 2026 23:05
Grup Avaada dari India telah menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Pusat Promosi Perusahaan Haryana untuk mengembangkan Kampus Industri Hijau Zero-CBAM seluas 300 acre di Hisar, Haryana, dengan investasi yang diusulkan sekitar INR 100 miliar (US$1,05 miliar). Proyek ini diharapkan menciptakan lebih dari 5.000 lapangan kerja dan akan didukung oleh energi terbarukan yang andal, dapat dilacak, dan tersedia sepanjang waktu. Kampus ini dirancang untuk membantu produsen padat energi dan berorientasi ekspor dalam mengurangi jejak karbon mereka serta mematuhi regulasi karbon internasional, khususnya Mekanisme Penyesuaian Batas Karbon (CBAM) Uni Eropa. Kawasan ini akan menggabungkan energi terbarukan, infrastruktur industri, dan manufaktur hijau dalam satu ekosistem industri terintegrasi. Berdasarkan perjanjian tersebut, pemerintah Haryana akan memfasilitasi status kawasan industri, infrastruktur, utilitas, insentif, dan persetujuan regulasi yang dipercepat. Avaada dan pemerintah negara bagian juga berencana mencari investor internasional dan mitra teknologi, termasuk melalui pameran investasi di Eropa, Jepang, dan Korea Selatan.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
[SMM Flash News] Pertamina Hulu Rokan Menandatangani PSC untuk Pengembangan Minyak Serpih Indonesia
5 jam yang lalu
[SMM Flash News] Pertamina Hulu Rokan Menandatangani PSC untuk Pengembangan Minyak Serpih Indonesia
Baca Selengkapnya
[SMM Flash News] Pertamina Hulu Rokan Menandatangani PSC untuk Pengembangan Minyak Serpih Indonesia
[SMM Flash News] Pertamina Hulu Rokan Menandatangani PSC untuk Pengembangan Minyak Serpih Indonesia
Pertamina Hulu Rokan (PHR) telah menandatangani kontrak bagi hasil (PSC) untuk pengembangan minyak dan gas bumi non-konvensional dengan pemerintah Indonesia, menandai langkah lebih lanjut dalam upaya negara tersebut mengembangkan sumber daya minyak serpihnya. Pertamina terus mempercepat eksplorasi non-konvensional, termasuk penggunaan rekahan bertahap, pad multi-sumur, dan teknologi pengeboran lainnya, seiring upayanya mengkomersialkan potensi minyak serpih Indonesia dan memperluas sumber daya minyak domestik.
5 jam yang lalu
[SMM Flash News] DSP Jhonlin Group Mulai Commissioning Sistem Penanganan Batubara Ketiga Berkapasitas 2.500 tph
5 jam yang lalu
[SMM Flash News] DSP Jhonlin Group Mulai Commissioning Sistem Penanganan Batubara Ketiga Berkapasitas 2.500 tph
Baca Selengkapnya
[SMM Flash News] DSP Jhonlin Group Mulai Commissioning Sistem Penanganan Batubara Ketiga Berkapasitas 2.500 tph
[SMM Flash News] DSP Jhonlin Group Mulai Commissioning Sistem Penanganan Batubara Ketiga Berkapasitas 2.500 tph
Unit logistik Jhonlin Group, PT Dua Samudera Perkasa (DSP), telah memulai komisioning sistem penanganan batubara ketiganya dengan kapasitas pemuatan 2.500 ton per jam (tph), menandai perluasan lain dari infrastruktur logistik batubara grup tersebut. Fasilitas baru ini diharapkan dapat memperkuat kemampuan penanganan dan pemuatan batubara DSP serta mendukung pergerakan volume batubara yang lebih efisien. Laporan yang dapat diakses publik dari Petromindo mengonfirmasi bahwa komisioning telah dimulai, tetapi detail lebih lanjut mengenai lokasi fasilitas, total investasi, dan target throughput tahunan masih berada di balik akses pelanggan.
5 jam yang lalu
[SMM Flash News] Arkora Hydro Mengakuisisi 100% Saham di EES
5 jam yang lalu
[SMM Flash News] Arkora Hydro Mengakuisisi 100% Saham di EES
Baca Selengkapnya
[SMM Flash News] Arkora Hydro Mengakuisisi 100% Saham di EES
[SMM Flash News] Arkora Hydro Mengakuisisi 100% Saham di EES
Pengembang energi terbarukan Indonesia PT Arkora Hydro Tbk (IDX: ARKO) telah mengakuisisi 100% saham di EES melalui anak perusahaannya, menurut laporan Petromindo yang diterbitkan pada 25 Agustus. Bagian laporan yang dapat diakses publik mengidentifikasi PT Arkora Tenaga Matahari (ATM) sebagai salah satu anak perusahaan yang terlibat, tetapi tidak mengungkapkan rincian lebih lanjut tentang nilai akuisisi, aset EES, atau dampak yang diharapkan pada portofolio energi terbarukan Arkora Hydro.
5 jam yang lalu
Grup Avaada dari India telah menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) den - Shanghai Metals Market (SMM)