MMG Limited telah mengonfirmasi bahwa operasi penambangan dan pengolahan di tambang tembaga Las Bambas miliknya di Peru kembali berjalan mulai 21 Agustus, setelah penghentian sementara akibat insiden fatal di tempat kerja pada 18 Agustus.
Dalam pengumuman sukarela tertanggal 24 Agustus, MMG menyatakan bahwa tambang dan pabrik pengolahan telah memulai kembali operasinya sejak 21 Agustus. Perusahaan tersebut merujuk kembali pada pengumumannya tanggal 19 Agustus mengenai insiden yang mengakibatkan dua pekerja meninggal dunia.
Operasi di Las Bambas dihentikan sementara saat perusahaan menangani insiden tersebut dan investigasi terkait dimulai. MMG menyatakan bahwa pihaknya terus menyampaikan belasungkawa dan dukungan kepada keluarga, teman, dan rekan kerja yang terdampak.
Las Bambas merupakan salah satu tambang tembaga terbesar di Peru. Operasi tersebut memproduksi 410.834 metrik ton tembaga dalam konsentrat tembaga pada tahun 2025, naik 27% secara tahunan dan menandai produksi tembaga tahunan tertinggi kedua yang pernah tercatat, menurut MMG. Berdasarkan produksi tembaga tambang global tahunan sekitar 23 juta metrik ton, Las Bambas sendiri menyumbang sekitar 1,8%, atau sekitar 2%, dari total output tembaga tambang dunia.
Konfirmasi dimulainya kembali operasi berarti gangguan produksi hanya terbatas pada beberapa hari, mengurangi risiko langsung terjadinya gangguan pasokan yang berkepanjangan dari operasi tersebut. Mengingat skala Las Bambas di pasar tembaga global, penghentian yang berkepanjangan akan berdampak lebih signifikan pada ketersediaan konsentrat tembaga, sementara dimulainya kembali operasi pada 21 Agustus menunjukkan bahwa dampak pasokan jangka pendek harus tetap terbatas.

![Harga Tembaga Menguat Stabil di Level Tinggi, Penawaran Perusahaan Pemanfaatan Skrap Terpolarisasi [Ulasan Harian Tembaga Sekunder SMM]](https://imgqn.smm.cn/usercenter/oeWiG20251217171714.jpeg)
![Rasio harga SHFE/LME terus melemah, permintaan buruk, dan pasar pagi sepi [Tembaga spot SMM Yangshan]](https://imgqn.smm.cn/usercenter/KtfdC20251217171713.jpeg)
