【SMM Nickel Flash News】Indonesia Menunda Bea Keluar Nikel dan Pajak Windfall pada 2026

Telah Terbit: Aug 24, 2026 11:55

Indonesia tidak akan memberlakukan bea keluar atau pajak windfall atas nikel pada tahun ini, kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto pada 21 Agustus. Ia menambahkan bahwa pemerintah belum membahas kebijakan untuk tahun 2027 secara rinci.

Keputusan ini berarti tidak ada beban pajak ekspor tambahan yang diharapkan pada nikel Indonesia pada tahun 2026, meskipun kemungkinan untuk memberlakukan langkah-langkah tersebut tahun depan masih terbuka. Sebelumnya, pemerintah telah mempertimbangkan bea keluar dan pajak windfall atas nikel dan batu bara sebagai cara untuk meningkatkan pendapatan negara.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Indonesia tidak akan memberlakukan bea keluar atau pajak windfall atas - Shanghai Metals Market (SMM)