Kongres Anggota ke-14 dan rapat dewan pertama periode ke-7 Asosiasi Besi dan Baja China (CISA) digelar di Shijiazhuang pada tanggal 21. Zhao Mège menyatakan dalam rapat bahwa sejak awal tahun ini, menghadapi karakteristik operasi industri berupa "pasokan kuat namun permintaan lemah, penurunan ekspor, harga baja rendah, biaya meningkat, dan profitabilitas menurun", perusahaan anggota telah berupaya mengatur produksi secara mandiri, mengoptimalkan bauran produk, dan menjaga ketertiban ekspor, sehingga menstabilkan fundamental operasi ekonomi.
Menurut statistik CISA, pada semester I, pendapatan kumulatif perusahaan statistik utama mencapai 3,05 triliun yuan, turun 0,7% YoY; biaya operasi sebesar 2,85 triliun yuan, turun 0,6% YoY; total laba sebesar 58,4 miliar yuan, turun 5,5% YoY; dan margin laba penjualan sebesar 1,92%, turun 0,09 poin persentase YoY. Di antaranya, laba bisnis inti baja sebesar 16,7 miliar yuan, turun 40% YoY, dengan margin laba 0,77%. Pada akhir Juni, rasio liabilitas terhadap aset perusahaan statistik utama sebesar 61,13%, turun 0,97 poin persentase YoY.
Zhao Mège mengatakan bahwa kerangka Rencana Lima Tahun ke-15 mengusulkan untuk mengkonsolidasi dan meningkatkan posisi serta daya saing industri baja dalam pembagian kerja industri global. Tahun ini menandai dimulainya periode Rencana Lima Tahun ke-15. Industri baja harus memperkuat keyakinan, berupaya untuk inovasi dan keunggulan, serta terus memperdalam tata kelola kapasitas baja. Diharapkan adanya kerja sama dalam pekerjaan penyesuaian produksi, mendorong penerapan rencana penyesuaian produksi yang terdiferensiasi, dan kerja sama dalam menerapkan kebijakan untuk mengoptimalkan struktur kapasitas baja, serta melakukan penyesuaian dinamis untuk perusahaan standar industri baja.
Zhao Mège mencatat bahwa Rencana Lima Tahun ke-15 memberikan dukungan kuat bagi pengembangan industri baja. Pembangunan yang direncanakan dari "enam jaringan" — jaringan air, jaringan listrik tipe baru, jaringan komputasi, jaringan komunikasi generasi baru, jaringan pipa bawah tanah perkotaan, dan jaringan logistik — diperkirakan melibatkan skala investasi melebihi 23 triliun yuan, sehingga menimbulkan permintaan baja sebesar 261 juta metrik ton.
![[Analisis SMM] Selisih Harga Ekspor Baja Mulai Berbeda: Billet Kuat, HRC Lemah, Keunggulan Ex-China Menyempit](https://imgqn.smm.cn/usercenter/bkAyC20251217171720.jpg)
![[Produksi Baja Tiongkok pada Juli 2026]](https://imgqn.smm.cn/usercenter/SEwWP20251217171716.jpg)
![[Aljazair Berencana Membangun Kompleks Baja Baru di Oran]](https://imgqn.smm.cn/usercenter/SduBz20251217171716.jpg)
