Rusia mengekspor 12,5 juta ton batu bara ke Korea Selatan pada paruh pertama 2026, meningkat 5,9 juta ton atau 89,4% dibandingkan tahun sebelumnya. Rusia menyumbang sekitar 22% impor batu bara Korea Selatan dan menjadi pemasok terbesar kedua setelah Australia. Total impor batu bara Korea Selatan naik 21,3% menjadi 56,9 juta ton, dengan Rusia berkontribusi sekitar 59% dari kenaikan bersih tersebut.
Pengiriman Australia ke Korea Selatan meningkat 35,4% menjadi 19,5 juta ton, sementara pasokan Indonesia turun 2,5% menjadi 11,9 juta ton dan pengiriman Kanada naik 33,3% menjadi 5,6 juta ton. Pertumbuhan gabungan dari Rusia dan Australia mencapai 11 juta ton, melampaui kenaikan 10 juta ton pada total impor Korea Selatan dan mengimbangi penurunan pasokan dari Indonesia, Kolombia, dan Amerika Serikat.



