[Harga Patokan Bijih Nikel Domestik Indonesia] Harga Nikel HMA Indonesia Mulai Naik pada Paruh Kedua Agustus

Telah Terbit: Aug 17, 2026 12:44

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Indonesia secara resmi merilis Harga Mineral Acuan (HMA) untuk paruh kedua Agustus 2026. HMA periode ini adalah sebagai berikut: harga nikel sebesar US$16.960/ton, naik dari US$16.646/ton pada paruh pertama Agustus 2026, meningkat US$314,00/ton atau 1,89%. Sementara itu, harga acuan mineral lainnya adalah: kobalt sebesar US$55.869,00/ton, bijih besi sebesar US$1,41/ton, dan bijih kromit sebesar US$6,37/ton.

Menurut model perhitungan internal SMM, berdasarkan simulasi untuk bijih pirometalurgi (20% Fe, 1% Cr, 0,05% Co) dan bijih hidrometalurgi (45% Fe, 2% Cr, 0,10% Co), Harga Patokan Mineral (HPM) bijih nikel untuk berbagai kadar berubah sebagai berikut:

- Ni 1,2%: US$46,12/wmt (naik US$0,64)

- Ni 1,3%: US$50,42/wmt (naik US$0,72)

- Ni 1,4%: US$54,57/wmt (naik US$0,68)

- Ni 1,5%: US$59,31/wmt (naik US$0,77)

- Ni 1,6%: US$64,28/wmt (naik US$0,86)

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
Data: Pergerakan pasar SHFE, DCE (17 Agu)
15 jam yang lalu
Data: Pergerakan pasar SHFE, DCE (17 Agu)
Baca Selengkapnya
Data: Pergerakan pasar SHFE, DCE (17 Agu)
Data: Pergerakan pasar SHFE, DCE (17 Agu)
Tabel berikut menunjukkan pergerakan logam ferrous dan nonferrous di SHFE dan DCE pada 17 Agu 2026
15 jam yang lalu
[SMM Kilat Nikel] Vale: Konstruksi Mekanis Smelter Nikel HPAL Pomalaa Telah Selesai
16 jam yang lalu
[SMM Kilat Nikel] Vale: Konstruksi Mekanis Smelter Nikel HPAL Pomalaa Telah Selesai
Baca Selengkapnya
[SMM Kilat Nikel] Vale: Konstruksi Mekanis Smelter Nikel HPAL Pomalaa Telah Selesai
[SMM Kilat Nikel] Vale: Konstruksi Mekanis Smelter Nikel HPAL Pomalaa Telah Selesai
[Vale: Konstruksi Mekanis Smelter Nikel HPAL Pomalaa Telah Selesai] Budiawansyah, Chief Sustainability and Corporate Affairs Officer PT Vale Indonesia (INCO), mengatakan pada 13 Agustus bahwa konstruksi fisik dan mekanis smelter HPAL (high-pressure acid leach, hidrometalurgi) yang berlokasi di blok Pomalaa, Kecamatan Pomalaa, Kabupaten Kolaka, Provinsi Sulawesi Tenggara, telah selesai (satu lini produksi telah mencapai 100% penyelesaian mekanis) dan telah memasuki tahap uji operasi. Proyek ini dikembangkan oleh PT Kolaka Nickel Indonesia (KNI), dengan mitra Zhejiang Huayou Cobalt (Huayou) dan Ford Motor Company (Ford). PT Vale Indonesia Tbk berencana memulai produksi proyek di Pomalaa pada kuartal III 2026, dengan target kapasitas 120.000 mt Ni MHP.
16 jam yang lalu
Sentimen Pasar Melemah untuk NPI Kelas Tinggi, Pembelian Hilir Lesu di Tengah Minat yang Mendingin
16 jam yang lalu
Sentimen Pasar Melemah untuk NPI Kelas Tinggi, Pembelian Hilir Lesu di Tengah Minat yang Mendingin
Baca Selengkapnya
Sentimen Pasar Melemah untuk NPI Kelas Tinggi, Pembelian Hilir Lesu di Tengah Minat yang Mendingin
Sentimen Pasar Melemah untuk NPI Kelas Tinggi, Pembelian Hilir Lesu di Tengah Minat yang Mendingin
[Flash Nikel SMM] Berita 17 Agustus: Sentimen pasar saat ini untuk NPI kadar tinggi relatif lemah. Banyak pelaku pasar, menghadapi tren pasar yang menurun, memilih bersikap wait and see dan menghentikan penawaran harga. Kemauan beli pabrik baja hilir tetap lesu, dengan beberapa perusahaan langsung menangguhkan aktivitas pengadaan terkait, dan minat beli di pasar jelas mendingin
16 jam yang lalu