[Vietnam]Pasar baja bertahan stabil menjelang keputusan kebijakan
Pasar baja Vietnam bergerak mendatar, dengan pelaku pasar menahan diri menjelang keputusan kebijakan lebih lanjut. Baja konstruksi bertahan di sekitar 531 USD/ton EXW dan HRC di sekitar 515-522 USD/ton CFR Ho Chi Minh City, dengan sentimen pembelian yang hati-hati membuat pergerakan harga terbatas. Pelaku pasar mencermati nilai tukar dengan saksama. Pasar juga menunggu keputusan akhir pemerintah Vietnam tentang skema pajak baru yang mencakup produk mineral termasuk bijih besi. Sampai kebijakan mata uang dan pajak menjadi lebih jelas, pembeli maupun penjual diperkirakan tetap berhati-hati, sehingga hanya sedikit ruang bagi pergerakan harga tajam dalam waktu dekat.
[Indonesia]Harga HRC Indonesia bertahan stabil tanpa perubahan
Harga wire rod dan billet sedikit naik, tetapi HRC tetap datar di sekitar 510 USD/ton FOB. Hal ini terutama disebabkan oleh minimnya minat beli dan lemahnya permintaan secara keseluruhan, dengan pembeli beralih ke sumber alternatif yang lebih kompetitif seperti India, Tiongkok, dan Vietnam. Meski menghadapi tekanan tersebut, pabrik-pabrik Indonesia tetap enggan menurunkan penawaran lebih lanjut karena terkendala biaya produksi dan biaya terkait lainnya yang masih tinggi.
[India]Penyesuaian pasokan menopang HRC dan produk panjang seiring menguatnya harga baja India
Harga baja India naik, dengan indeks skrap ferrous domestik naik 2 USD/ton (200 rupee India/ton) dibandingkan hari sebelumnya. Billet di Mandi Gobindgarh naik 3 USD/ton (250 rupee India/ton) menjadi 445 USD/ton (42.500 rupee India/ton), dan rebar 12 mm naik 3 USD/ton (300 rupee India/ton) menjadi 495 USD/ton (47.200 rupee India/ton). Billet Raipur naik menjadi 404 USD/ton (38.600 rupee India/ton) dan rebar menjadi 425 USD/ton (40.600 rupee India/ton). Didukung oleh penyesuaian pasokan di pabrik-pabrik besar, harga HRC domestik India naik sekitar 1-8 USD/ton (100-800 rupee India/ton) dibandingkan minggu sebelumnya

![[Ringkasan Bijih Besi Domestik] Minggu depan, kenaikan harga bijih besi domestik diperkirakan akan tertinggal dari harga bijih besi impor, dan selisih harga antara bijih besi domestik dan impor kemungkinan akan terus menyempit.](https://imgqn.smm.cn/usercenter/aPBtI20251217171717.jpg)


