[Kilasan Pasar Stainless Steel SMM] Unit RKEF Jindal Stainless Indonesia Tetap Positif EBITDA Meski Ada Penyesuaian Harga Bijih

Telah Terbit: Aug 14, 2026 14:54
Dalam panggilan laporan laba kuartal pertama FY27 pada 4 Agustus, Jindal Stainless (JSL) asal India menyatakan bisnis nikel pig iron RKEF Indonesia miliknya tetap mencatat EBITDA positif untuk kuartal kedua berturut-turut, meski manajemen menegaskan bahwa bisnis tersebut pada dasarnya fluktuatif karena perubahan harga nikel dan tujuan utamanya adalah mengamankan ketersediaan bahan baku, bukan memperoleh laba. Komentar tersebut disampaikan menanggapi pertanyaan analis tentang revisi harga acuan bijih nikel Indonesia dan dampaknya terhadap margin. Direktur Utama Abhyuday Jindal menyebut langkah sejumlah perusahaan sejenis masuk ke Indonesia sebagai perkembangan yang disambut baik, dengan merujuk pada MoU SAIL dengan entitas negara Indonesia untuk pabrik Salem miliknya dan investasi serupa POSCO. Ia menilai langkah tersebut memvalidasi langkah JSL sendiri beberapa tahun sebelumnya mengingat sinyal berulang Indonesia tentang pembatasan ekspor bijih nikel dan NPI.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn