[Ulasan Tengah Hari Nikel SMM] Pada 12 Agustus, harga nikel sedikit menurun, pejabat The Fed AS Goolsbee menegaskan kembali bahwa inflasi tetap menjadi perhatian utama.

Telah Terbit: Aug 12, 2026 11:30

Berita SMM Nikel 12 Agustus:

Berita Makro dan Pasar:

(1) Pejabat The Fed AS Goolsbee menegaskan bahwa inflasi tetap menjadi perhatian utama dan indikator pasar tenaga kerja tidak kuat. Indeks dolar AS hampir datar, akhirnya naik 0,01% ditutup pada 99,83; imbal hasil obligasi pemerintah AS acuan 10 tahun ditutup pada 4,693%; imbal hasil obligasi pemerintah AS 2 tahun, yang sensitif terhadap suku bunga kebijakan The Fed, ditutup pada 4,226%.

(2) Pasukan AS melepaskan tembakan ke kapal kargo berbendera Panama yang berusaha menerobos blokade Iran di Teluk Oman; Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran menegaskan kembali bahwa Selat Hormuz tidak akan dibuka kembali selama AS tidak menerima persyaratannya.

Pasar Spot:

Pada 12 Agustus, harga rata-rata SMM untuk nikel murni #1 adalah 129.200 yuan/mt, turun 150 yuan/mt dari hari perdagangan sebelumnya. Mengenai premi spot, rata-rata untuk nikel murni #1 Jinchuan adalah 1.300 yuan/mt, tidak berubah dari hari perdagangan sebelumnya, dan kisaran untuk merek domestik utama nikel elektrodeposisi adalah -200 hingga 400 yuan/mt.

Pasar Berjangka:

Kontrak nikel SHFE yang paling aktif diperdagangkan (2609) bergerak mendatar pada sesi pagi, ditutup pada 128.800 yuan/mt pada akhir sesi pagi, turun 0,16%.

Saat ini, harga nikel berada dalam kondisi sangat tidak pasti di tengah ekspektasi kebijakan yang berayun drastis, hambatan makro, dan risiko geopolitik yang saling terkait. Dalam jangka pendek, harga diperkirakan akan berayun liar, dengan kontrak nikel SHFE paling aktif diperdagangkan dalam kisaran 125.000-133.000 yuan/mt.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
[SMM Stainless Steel Flash] EU Melt-and-Pour Rule Set to Reshape Stainless Steel Supply Chain Traceability
9 menit yang lalu
[SMM Stainless Steel Flash] EU Melt-and-Pour Rule Set to Reshape Stainless Steel Supply Chain Traceability
Baca Selengkapnya
[SMM Stainless Steel Flash] EU Melt-and-Pour Rule Set to Reshape Stainless Steel Supply Chain Traceability
[SMM Stainless Steel Flash] EU Melt-and-Pour Rule Set to Reshape Stainless Steel Supply Chain Traceability
From October 1, 2026, EU importers must declare and substantiate where imported steel was originally melted and poured, typically through a mill test certificate containing the melt-and-pour country and heat number. The rules do not alter existing quota volumes or restrict market access from specific countries, and a one-year transition period allows alternative documentation where MTCs are unavailable. However, from October 2027, the Commission will incorporate collected melt-and-pour data into country-specific quota allocation decisions, with a further assessment by June 2028 on whether the melt-and-pour country should itself become a basis for quota access. The rules carry significant implications for Asia's stainless steel supply chains, where cross-border processing is widespread. Indonesia exported approximately 330,000 tonnes of stainless steel slabs to Italy in 2025, with EU-bound shipments already exceeding 123,000 tonnes this year; as slabs currently fall outside trade measure scope, the route of importing Indonesian semi-finished slabs for local processing may face greater scrutiny as melt-and-pour traceability deepens.
9 menit yang lalu
【SMM Kilasan Nikel】Indonesia Konfirmasi Rincian Implementasi Relaksasi DHE SDA
16 jam yang lalu
【SMM Kilasan Nikel】Indonesia Konfirmasi Rincian Implementasi Relaksasi DHE SDA
Baca Selengkapnya
【SMM Kilasan Nikel】Indonesia Konfirmasi Rincian Implementasi Relaksasi DHE SDA
【SMM Kilasan Nikel】Indonesia Konfirmasi Rincian Implementasi Relaksasi DHE SDA
Indonesia telah mengonfirmasi rincian pelaksanaan Pasal 18A Peraturan Pemerintah (PP) No. 21/2026, yang berlaku untuk pemberitahuan pabean ekspor (PPE) mulai 1 September 2026. Pemerintah mengidentifikasi 64 eksportir pertambangan, atau sekitar 12% dari 537 eksportir yang ditinjau, saat ini memenuhi kriteria kelayakan. Eksportir yang memenuhi syarat harus berbadan hukum PT Indonesia, bergerak di sektor pertambangan, dan memiliki setidaknya satu pemegang saham dari negara yang ditetapkan, yaitu AS, Tiongkok, Hong Kong, Australia, atau Kanada, dengan kepemilikan saham minimal 10%. Daftar eksportir yang memenuhi syarat akan ditinjau setiap bulan. Pemerintah juga telah menetapkan 15 bank valuta asing untuk penempatan DHE SDA berdasarkan Pasal 18A, yang terdiri dari lima bank BUMN dan 10 bank non-BUMN. Hal ini memungkinkan eksportir yang memenuhi syarat untuk menempatkan DHE SDA yang diwajibkan pada bank non-BUMN yang ditunjuk, memberikan fleksibilitas lebih besar dalam mengelola hasil ekspor.
16 jam yang lalu
Data: Pergerakan pasar SHFE, DCE (3 Sep)
17 jam yang lalu
Data: Pergerakan pasar SHFE, DCE (3 Sep)
Baca Selengkapnya
Data: Pergerakan pasar SHFE, DCE (3 Sep)
Data: Pergerakan pasar SHFE, DCE (3 Sep)
Tabel berikut menunjukkan pergerakan logam besi dan non-besi di SHFE dan DCE pada 03 Sep 2026.
17 jam yang lalu
Daftar untuk Lanjut Membaca
Dapatkan akses ke wawasan terkini tentang logam dan energi baru
Sudah memiliki akun?masuk di sini